- Striker Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra (21 tahun), semakin dekat bergabung Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026.
- Zijlstra, lahir di Belanda, memiliki keturunan Indonesia dari sang nenek yang aslinya berasal dari Bandung, Jawa Barat.
- Ayah Mauro, Simon Zijlstra, merupakan seorang peneliti lingkungan yang bekerja di Amsterdam University of Applied Sciences.
Suara.com - Striker Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, kian dekat dengan pintu keluar Eredivisie menuju BRI Super League 2025/2026.
Bomber 21 tahun ini dirumorkan bakal segera diumumkan menjadi pemain baru Persija Jakarta.
Kabar ini pertama kali diungkap media Belanda, Voetbal Primeur, yang menyebut Zijlstra telah mantap melanjutkan kariernya di Indonesia.
Berikut deretan fakta menarik mengenai latar belakang keluarga Mauro Zijlstra calon bomber anyar Persija Jakarta.
Keturunan Indonesia dari Ayah
Mauro Nils Zijlstra lahir di Zaandam, Belanda, pada 9 November 2004, dan berasal dari keluarga yang memiliki darah Indonesia melalui pihak ayahnya. Darah ini berasal dari neneknya yang lahir di Bandung, Jawa Barat.
Nenek dari Bandung
Diketahui nenek Mauro Zijlstra bernama Elsa Samuel Louise.
Ia lahir di Bandung pada 6 Oktober 1937, saat Indonesia masih berada dalam masa kolonial.
Baca Juga: KUIS: Seberapa Tahu Kamu tentang Mauro Zijlstra? Striker Muda Timnas Indonesia
Dari Elsa inilah darah Indonesia mengalir ke ayah Mauro, lalu diwariskan ke Mauro Zijlstra sebagai generasi ketiga.
Asal-usul inilah yang menjadi dasar legal bagi Mauro untuk menjalani proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia dan bisa memperkuat Timnas Indonesia.
Sang ayah peneliti Lingkungan
Ayah Mauro diketahui bernama Frederik Zijlstra atau yang akrap disapa Simon Zijlstra. Ia kelahiran s-Hertogenbosch, Belanda, 19 Januari 1970.
Berbeda dengan sang anak, Simon memiliki pekerjaan yang jauh dari sepak bola. Simon bekerja sebagai peneliti lingkungan di Amsterdam University of Applied Sciences.
Ia juga tercatat sebagai pemilik dan pengelola usaha bernama Zijlstra Projectleiding en Advies, sebuah perusahaan yang bergerak di konsultasi manajemen proyek dan advisory/project advising.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh
-
Kontak Tembak dengan OPM Saat HUT ke-81 RI, 1 Prajurit TNI Gugur-2 Terluka
-
Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali
-
7 Kuliner Musim Panas di Turkiye yang Wajib Dicoba, dari Sup Dingin hingga Es Krim Maras
-
Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran
-
7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara
-
Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?
-
Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana
-
Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah