-
Maarten Paes resmi bergabung ke Ajax Amsterdam dengan durasi kontrak hingga 2029.
-
Direktur Ajax memuji dedikasi serta pengalaman luas Paes sebagai penjaga gawang profesional.
-
Paes harus bersaing memperebutkan posisi utama setelah sukses berkarier di liga MLS.
Suara.com - Langkah besar diambil oleh raksasa sepak bola Belanda, Ajax Amsterdam, dengan mendatangkan penjaga gawang utama Timnas Indonesia.
Maarten Paes resmi diperkenalkan sebagai pilar baru di bawah mistar gawang klub yang bermarkas di Johan Cruyff Arena tersebut.
Keputusan ini diambil manajemen menyusul adanya pergerakan transfer yang melibatkan kiper senior mereka sebelumnya di tim utama.
Kiper berusia 29 tahun ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang bagi pertahanan terakhir klub tersukses di Eredivisie itu.
Pihak klub mengonfirmasi bahwa kesepakatan transfer ini melibatkan kepindahan permanen sang pemain dari kompetisi Amerika Serikat menuju Belanda.
Marijn Beuker selaku Direktur Sepak Bola Ajax memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas yang dimiliki oleh pemain kelahiran Belanda tersebut.
Ia menjelaskan bahwa tim pemantau bakat sudah mengamati perkembangan performa Paes sejak beberapa periode kompetisi yang lalu.
Manajemen bertindak cepat untuk mengamankan tanda tangan sang pemain begitu celah di posisi penjaga gawang mulai terbuka lebar.
Kehadiran Paes diharapkan mampu memberikan stabilitas dan pengalaman bagi skuad yang sedang membangun kekuatan baru musim ini.
Baca Juga: Maarten Paes ke Ajax Amsterdam: Julukan Saya Tembok!
"Kami telah memantau Maarten selama beberapa musim dan senang bahwa kami sekarang berhasil membawanya ke Ajax," kata Marijn Beuker.
Komitmen antara kedua belah pihak tertuang dalam kontrak kerja sama yang memiliki durasi cukup lama bagi ukuran pemain senior.
Penjaga gawang andalan Shin Tae-yong ini telah menyetujui masa bakti yang akan mengikatnya hingga akhir Juni tahun 2029.
Langkah ini menunjukkan kepercayaan diri manajemen Ajax terhadap konsistensi performa sang pemain di level tertinggi sepak bola Eropa.
Proses perpindahan ini merupakan hasil negosiasi intensif yang melibatkan tiga pihak utama guna mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
Sebelum kembali ke tanah kelahirannya, Paes menghabiskan waktu yang produktif di liga sepak bola Amerika Serikat bersama klub sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor