-
Mauro Zijlstra resmi dikontrak Persija Jakarta selama 2,5 musim untuk mengejar target juara Liga.
-
Pemain naturalisasi asal Belanda ini mendapatkan dukungan penuh keluarga karena nama besar Persija Jakarta.
-
Persija berkomitmen mendukung Mauro kembali berkarier di Eropa jika ada peluang emas di masa depan.
Suara.com - Macan Kemayoran Persija Jakarta secara resmi mengumumkan kedatangan amunisi baru untuk memperkuat lini serang mereka di kompetisi domestik.
Mauro Zijlstra menjadi sosok yang dipilih manajemen untuk menambah daya gedor tim kebanggaan ibu kota tersebut.
Kehadiran pemain muda berbakat ini langsung mencuri perhatian para pecinta sepak bola di seluruh penjuru tanah air.
Proses perkenalan pemain naturalisasi tersebut menandai babak baru dalam perjalanan karier profesional sang penyerang muda berbakat.
Langkah ini diambil manajemen sebagai bentuk keseriusan dalam membangun skuat yang kompetitif di papan atas klasemen.
Pemain yang memiliki darah Indonesia ini lahir di kawasan Zaandam, Belanda, pada tanggal 9 November 2004.
Persija Jakarta memberikan kepercayaan penuh dengan menyodorkan durasi kontrak selama dua setengah musim ke depan.
Sebelum mendarat di Jakarta, talenta muda ini tercatat sebagai bagian dari klub asal Belanda, FC Volendam.
Karier profesionalnya di klub kincir angin tersebut telah ia jalani dengan penuh dedikasi sejak tahun 2024.
Baca Juga: Dapat Gaji Besar di Super League, Pemain Keturunan Rela Alami Kemunduran Karier
Kini, ia siap mencurahkan seluruh kemampuannya untuk membawa kejayaan bagi klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
Motivasi tinggi terpancar dari raut wajah sang pemain saat pertama kali mengenakan seragam kebesaran tim oranye.
Ia menyadari sepenuhnya bahwa ekspektasi besar kini berada di pundaknya sebagai pemain asing berstatus naturalisasi.
Kendati demikian, rasa optimis tetap menyelimuti pikirannya untuk bisa beradaptasi cepat dengan atmosfer sepak bola Indonesia.
Tekad bulat sudah ia tanamkan sejak memutuskan untuk berkarier di kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air.
“Saya sangat siap menyambut tantangan bersama Persija," kata Mauro dengan penuh percaya diri di hadapan media.
Ambisi klub yang selalu ingin berada di puncak menjadi alasan utama mengapa ia memilih bergabung di sini.
Bagi Mauro, nama besar klub adalah magnet yang tidak bisa ditolak oleh pemain manapun yang haus prestasi.
Ia memandang bahwa visi misi tim saat ini sangat sejalan dengan ambisi pribadinya sebagai pesepak bola.
“Persija adalah tim besar yang memiliki target juara musim ini. Saya sangat antusias menerima tantangan ini," jelas jebolan AZ Alkmaar itu.
Kualitas yang ia timba selama menimba ilmu di akademi Belanda diharapkan bisa tertular di lapangan hijau nanti.
Keputusan besar untuk merantau ke Indonesia ternyata mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari orang-orang terdekatnya.
Dukungan moral dari pihak keluarga menjadi bahan bakar tambahan baginya untuk memberikan penampilan terbaik di setiap laga.
Ia menceritakan betapa bahagianya orang tua dan kerabat saat mendengar kabar kepindahannya ke salah satu tim raksasa.
"Saya sangat senang, begitu pun keluarga saya. Seperti yang saya bilang, Persija adalah klub besar. Jadi saya sangat senang berada di sini,” tutupnya.
Kebanggaan keluarga tersebut didasari pada reputasi mentereng yang dimiliki klub selama bertahun-tahun di kancah nasional.
Pihak manajemen klub menegaskan bahwa mereka tidak akan membatasi perkembangan talenta muda yang mereka miliki saat ini.
Meskipun sudah terikat komitmen jangka panjang, klub tetap memikirkan masa depan cerah bagi para pemain berbakatnya tersebut.
Manajemen sangat menghargai impian setiap pemain yang ingin mencicipi ketatnya persaingan di kompetisi sepak bola Benua Biru.
Hal ini menjadi bagian dari visi klub untuk menjadi wadah pengembangan karier yang sehat bagi pesepak bola.
Mauro diberikan kebebasan untuk tetap memelihara mimpinya kembali merumput di panggung internasional yang lebih tinggi lagi.
Persija Jakarta memastikan tidak akan menjadi batu sandungan jika ada peluang emas datang dari klub-klub Eropa.
Pintu transfer akan dibuka secara lebar apabila tawaran tersebut memang memberikan dampak positif bagi kemajuan sang pemain.
Sikap suportif ini ditunjukkan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan loyalitas yang ditunjukkan di lapangan nanti.
Kolaborasi ini diharapkan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, baik untuk prestasi tim maupun perkembangan individu pemain.
Kini publik tinggal menunggu aksi nyata dari sang bintang baru saat peluit pertandingan resmi mulai dibunyikan kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Pemain Keturunan Depok Jadi Top Skor Periode 3 Eerste Divisie, Solusi Lini Serang Timnas Indonesia?
-
Maarten Paes ke Ajax, Bakal Jadi Kiper Nomor Satu di Timnas Indonesia?
-
Pemain Keturunan Maluku Cedera Parah, Sinyal Batal Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia?
-
Gabung Dewa United Hanya Batu Loncatan, Ivar Jenner Targetkan Kembali ke Eropa Lagi
-
Timnas Indonesia dan Iran Punya Modal Identik Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
Sempat Dirumorkan ke Persib, Cyrus Margono Justru Dilaporkan Gabung Persija
-
Timnas Futsal Indonesia Masuk Jajaran Elit, Tim ke-7 yang Tembus Final Piala Asia
-
Profil Hector Souto, Bikin Sejarah Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Jepang Dibungkam di Senayan, Hector Souto Soroti Mental Baja Timnas Futsal Indonesia
-
Tiga Pemain Timnas Futsal Indonesia Cedera, Hector Souto Tidak Mau Pusing Lawan Iran