- Maarten Paes pindah sebagai kiper pelapis Ajax Amsterdam pada Januari 2026, meninggalkan status starter FC Dallas.
- Posisi kiper utama Timnas Indonesia kini diperebutkan Paes dan Emil Audero menjelang FIFA Series Maret.
- Pelatih John Herdman menekankan persaingan terbuka, menjadikan performa klub penentu kiper nomor satu Garuda.
Suara.com - Posisi kiper utama Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan. Nama Maarten Paes kini berada di persimpangan karier penting. Penjaga gawang naturalisasi itu menjalani babak baru bersama Ajax Amsterdam.
Paes resmi bergabung pada bursa transfer Januari 2026. Keputusan tersebut terbilang berani.
Paes meninggalkan status starter reguler di FC Dallas. Selama empat musim, ia menjadi andalan di Major League Soccer.
Namun kini, Paes harus bersaing di klub terbesar Belanda. Di Ajax, Paes diplot sebagai kiper pelapis.
Posisi utama masih dipegang Vitezslav Jaros. Jaros tampil konsisten di Eredivisie dan Liga Champions.
Kesempatan Paes bergantung pada kebijakan rotasi pelatih Fred Grim. Situasi ini memunculkan tanda tanya di level timnas.
Apakah Paes masih layak menjadi kiper nomor satu Indonesia?
Posisinya kini tak lagi mutlak sejak hadirnya Emil Audero. Kiper Cremonese itu sempat menggeser Paes di era Patrick Kluivert.
Emil dipercaya tampil pada jeda internasional Maret dan Juni 2024. Namun cedera membuatnya absen di fase krusial.
Baca Juga: Pemain Keturunan Maluku Cedera Parah, Sinyal Batal Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia?
Kesempatan itu kembali dimanfaatkan Paes. Ia tampil solid saat menghadapi Irak dan Arab Saudi.
Kini, kondisi berbalik di level klub. Emil rutin bermain di Italia, Paes justru berpotensi cadangan di Ajax.
Pemanggilan pertama era John Herdman akan berlangsung pada Maret. Turnamen FIFA Series menjadi panggung penentuan.
Pelatih anyar Timnas Indonesia itu memberi sinyal persaingan terbuka.
“Saya merasakan keberagaman adalah kekuatan terbesar kita,” ujar Herdman.
“Ia juga bisa menjadi kelemahan jika kita salah memilih,” lanjutnya.
Pernyataan itu membuka peluang bagi siapa pun. Paes dan Emil berada di garis start yang sama. Performa klub dan kesiapan mental bakal menjadi penentu.
Siapa yang berdiri di bawah mistar Garuda masih misteri? Jawabannya akan terungkap pada FIFA Series Maret nanti.
(Antara)
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Maluku Cedera Parah, Sinyal Batal Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia?
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Bukan Soal Talenta, John Herdman Temukan Kegagalan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert
-
Bukan dengan STY, Kurniawan Bakal Saingandengan Kompatriotnya saat Tangani Timnas Indonesia U-17
-
Pernah Sambut Kevin Diks, Kini Pemain Jepang Ini Jadi Penyambut Maarten Paes di Ajax
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung