- Kedatangan pemain naturalisasi jebolan Eropa ke BRI Liga 1 memicu polemik, termasuk striker Mauro Zijlstra bergabung Persija Jakarta.
- Tony Ho memuji Marselino Ferdinand dan Elkan Baggott atas konsistensi berjuang di kompetisi Eropa yang ketat.
- Tony Ho menilai Marselino dan Elkan menunjukkan mentalitas profesional dengan memilih berproses di standar tinggi Eropa.
Suara.com - Kedatangan sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke klub-klub BRI Super Leageu munculkan polemik baru di kalangan suporter dan pengamat.
Berlabel jebolan kompetisi Eropa, para pemain ini memilih untuk melanjutkan karier ke BRI Super Leeague.
Terbaru, striker naturalisasi Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra bergabung dengan Persija Jakarta. Padahal usianya masih 21 tahun dan masih punya kans melanjutkan karier di Eropa, jika konsisten.
Nah, kondisi ini mematik kritik dari eks pelatih Persipura Jayapura dan PSM Makassar, Tony Ho.
Menurutnya, bertahan di Eropa memang tidak mudah, karenanya ia memuji mental baja dua pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinand dan Elkan Baggott yang dinilainya konsisten berjuang menembus kerasnya persaingan di kompetisi Eropa.
Menurut Tony Ho, keputusan Marselino dan Elkan untuk tetap bertahan di Eropa, meski peluang menjadi pemain inti sangat terbatas— ustru menunjukkan kualitas, mentalitas, dan daya juang yang tidak dimiliki semua pemain.
“Bertahan di Eropa itu tidak mudah. Persaingannya ketat, tekanan besar, dan tidak semua pemain bisa bertahan. Tapi justru di situ kualitas pemain diuji,” ujar Tony Ho dikutip dari postingan @arsiptimnas
Tony Ho menilai Marselino Ferdinand dan Elkan Baggott telah menunjukkan karakter pemain profesional.
Keduanya tidak memilih jalan pintas dengan pulang ke liga yang lebih nyaman, melainkan tetap berproses di lingkungan sepak bola dengan standar tinggi.
Baca Juga: Makna Spesial Nomor 44 Dion Markx di Persib, Ada Unsur Timnas Indonesia
Ia menegaskan bahwa menit bermain memang penting, namun proses dan kualitas kompetisi jauh lebih menentukan perkembangan jangka panjang seorang pemain.
Saat ini, Marselino Ferdinan masih berstatus sebagai pemain Oxford United yang dipinjamkan ke AS Trencin. Karier Marceng memang tidak mulus, ia saat ini bahkan harus menepi karena cedera hamstring.
Dilansir dari data Transfermakt, Marceng kabarnya baru bisa kembali pulih pada April 2026.
Sementara Elkan Baggott selamat lubang jarum. Setelah dirumorkan akan dipinjamkan, Ipswich Town memilih untuk mempertahankan bek Timnas Indonesia itu.
Kontributor: Adam Ali
Tag
Berita Terkait
-
Makna Spesial Nomor 44 Dion Markx di Persib, Ada Unsur Timnas Indonesia
-
Terjangkau, Inilah Harga Tiket Nonton Uji Coba Timnas Indonesia U-17
-
Daftar Negara Pesaing Timnas Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Ucapan Kontroversial Mauro Zijlstra 'Digoreng' Netizen Usai Gabung ke Persija
-
Persija Jakarta Belum Puas Dapat Mauro Zijlstra?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan