Bola / Bola Indonesia
Kamis, 05 Februari 2026 | 12:29 WIB
Kurniawan Dwi Yulianto jadi pelatih Timnas Indonesia U-17. Intip rekam jejak kepelatihannya. (IG Kurniawan Dwi Yulianto).
Baca 10 detik
  • Kurniawan Dwi Yulianto resmi menjabat pelatih kepala baru Timnas Indonesia U-17 menggantikan Nova Arianto.
  • Karier kepelatihan Kurniawan mencakup Sabah FC Malaysia dan asisten pelatih di Como 1907 Italia.
  • Tugas utama Kurniawan adalah mempersiapkan timnas untuk menghadapi kompetisi bergengsi Piala Asia U-17 2026.

Suara.com - Tongkat estafet kepelatihan Timnas Indonesia U-17 kini resmi beralih ke tangan salah satu legenda sepak bola nasional, Kurniawan Dwi Yulianto.

Pria yang akrab disapa Si Kurus ini ditunjuk untuk menggantikan Nova Arianto yang kini fokus menangani Timnas Indonesia U-20.

Kabar penunjukan ini telah beredar luas di kalangan pecinta sepak bola, salah satunya diwartakan oleh akun Instagram @futboll.indonesiaa.

"Kurniawan Dwi Yulianto akan menjadi pelatih kepala baru Timnas Indonesia U-17 menggantikan Nova Arianto," tulis laporan tersebut.

Lalu bagaimana sebenarnya perjalanan karier kepelatihan sang mantan bomber andalan Timnas Indonesia ini.

Setelah gantung sepatu, Kurniawan tidak langsung melatih tim besar, melainkan memulai langkahnya dari level akar rumput di Chelsea Soccer School Indonesia.

Kiprahnya di level tim nasional dimulai saat ia menjadi bagian dari staf kepelatihan timnas.

Salah satu pencapaian awalnya adalah saat ia turut membantu sebagai asisten pelatih yang mengantarkan Timnas Indonesia U-23 meraih medali perak di ajang SEA Games 2019.

Lompatan besar dalam karier kepelatihan profesionalnya terjadi saat ia menyeberang ke Malaysia.

Baca Juga: Harga Tiket Timnas Indonesia U-17 vs China Cuma Rp50 Ribu, Ini Cara Dapatkannya

Pada Desember 2019, Kurniawan dipercaya sebagai pelatih kepala klub Liga Super Malaysia, Sabah FC. Namun, perjalanannya di sana berakhir pada tahun 2021.

Akan tetapi, pengalaman paling berharga dalam CV kepelatihannya mungkin datang dari Italia.

Tak lama setelah berpisah dengan Sabah FC, Kurniawan menerima pinangan dari klub Serie B, Como 1907 untuk menjadi asisten pelatih di bawah arahan Giacomo Gattuso.

Pengalaman ini memberinya wawasan langsung mengenai metodologi dan standar sepak bola Eropa.

Setelah menimba ilmu di Italia, Kurniawan kembali ke tanah air dan mengabdikan dirinya sebagai asisten pelatih di Timnas Indonesia U-20.

Kini dengan bekal pengalaman internasional yang beragam, Kurniawan Dwi Yulianto mendapat promosi untuk menakhodai Timnas Indonesia U-17.

Load More