- Nicholas Indra Mjosund menjadi satu-satunya pemain diaspora yang dipanggil Timnas Indonesia U-17 untuk uji coba melawan China U-17.
- Pemain kelahiran Norwegia 2010 ini memiliki postur 1,85m dan kini bermain di akademi Rosenborg BK U-15 Norwegia.
- Timnas U-17 saat ini dipimpin Nova Arianto sebagai persiapan penting menuju kompetisi Piala Asia U-17 2026.
Suara.com - Di tengah persiapan Timnas Indonesia U-17 menghadapi Piala Asia U-17 2026, satu nama mencuri perhatian sebagai satu-satunya pemain diaspora yang dipanggil yaitu Nicholas Indra Mjosund.
Kehadirannya menjadi warna tersendiri dalam skuad yang akan melakoni laga uji coba krusial melawan China U-17.
Pemanggilan Nicholas Indra yang menimba ilmu di Eropa, dianggap sebagai nilai tambah yang signifikan bagi Garuda Asia.
Pengalamannya ditempa dalam sistem sepak bola yang disiplin diharapkan mampu menularkan standar baru dalam pemahaman taktik dan intensitas permainan.
Untuk sementara, tim ini ditangani oleh Nova Arianto yang kembali bertugas sembari menanti penunjukan pelatih kepala definitif.
“Ini menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia U-17 menuju Piala Asia U-17 dengan melakukan laga uji coba melawan salah satu peserta, China U-17,” tulis Nova melalui akun Instagram pribadinya.
“Sekaligus menjadi bagian dari proses bagi pelatih Timnas Indonesia U-17 nantinya untuk mengobservasi hal-hal yang perlu dievaluasi ke depan,” imbuhnya.
Nova juga menekankan betapa pentingnya laga internasional ini untuk menempa mental para pemain muda.
“Mereka sangat membutuhkan pengalaman bertanding dengan intensitas yang berbeda. Ini akan menjadi proses belajar yang baik agar pemain muda terus berkembang,” pungkasnya.
Baca Juga: Kata-kata Perdana Mauro Zijlstra Usai Resmi Gabung Persija
Profil Nicholas Indra Mjosund
Lahir di Norwegia pada 13 Januari 2010, Nicholas Indra Mjosund memiliki ikatan kuat dengan Indonesia melalui sang ibu yang berasal dari Solo, Jawa Tengah.
Keistimewaannya terletak pada status kewarganegaraannya. Karena sang ibu masih berstatus WNI saat ia lahir, Nicholas berhak memiliki paspor ganda terbatas, yang berarti ia bisa langsung membela Merah Putih tanpa melalui proses naturalisasi yang panjang.
Di usianya yang baru menginjak 16 tahun, Nicholas sudah dianugerahi keunggulan fisik yang luar biasa.
Dengan tinggi badan mencapai 1,85 meter, posturnya menjulang di antara pemain seusianya.
Berposisi sebagai penyerang sayap, ia mampu beroperasi di sisi kiri maupun kanan dengan kaki kanan sebagai senjata utamanya.
Saat ini, ia tercatat sebagai pemain di akademi salah satu klub paling bergengsi di Norwegia, Rosenborg BK U-15 yang terkenal dengan sistem pembinaan pemain mudanya yang solid.
Meskipun sempat absen di skuad Piala Dunia U-17 sebelumnya, Nicholas kini diproyeksikan sebagai salah satu aset paling berharga untuk masa depan Garuda Asia.
Kombinasi postur ideal, tempaan sepak bola Eropa, dan status WNI yang 'bersih' menjadikannya investasi jangka panjang yang krusial, terutama dalam misi menuju Piala Asia U-17 2026.
Berita Terkait
-
Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
-
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Kevin Diks Pulih dan Siap Kembali Merumput di Bundesliga
-
Gabung Klub Super League, 2 Pemain Ini Ternyata Belum Ada Setahun Dinaturalisasi
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial