Suara.com - Persija Jakarta mengambil sikap tegas jelang lanjutan Super League 2025/2026. Macan Kemayoran memastikan tidak akan lagi meminjamkan pemainnya ke klub rival hingga kompetisi musim ini berakhir.
Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh pelatih Persija, Mauricio Souza. Ia menegaskan bahwa skuad yang ada saat ini akan dipertahankan hingga akhir musim dan sudah menjadi bagian dari rencana tim jangka pendek.
Pada bursa transfer Super League 2025/2026, Persija memang cukup aktif melakukan perombakan. Total delapan pemain dilepas dari tim, baik secara permanen maupun melalui skema peminjaman.
Tiga nama dilepas secara permanen, yakni Alwi Fadillah, Gustavo Franca, dan Alan Cardoso. Sementara lima pemain lainnya dipinjamkan ke klub Super League, yakni Hansamu Yama dan Rio Fahmi ke Arema FC, Jehan Pahlevi serta Figo Dennis ke PSS Sleman, dan Alfriyanto Nico ke Persis Solo.
Namun, Mauricio Souza memastikan bahwa kebijakan peminjaman pemain tidak akan lagi dilakukan. Menurutnya, keputusan melepas beberapa pemain sebelumnya sudah melalui pertimbangan matang, terutama demi memberi kesempatan menit bermain.
"Sejak awal saya sudah bicara, kami punya beberapa pemain muda yang kualitasnya bagus di dalam tim," ujar Mauricio Souza kepada awak media.
Pelatih asal Brasil itu juga mendoakan yang terbaik bagi para pemain yang dipinjamkan. Ia berharap mereka mampu beradaptasi dengan klub barunya dan mendapatkan jam terbang yang dibutuhkan untuk perkembangan karier.
"Pemain yang kami pinjamkan itu kami pikir perlu pergi untuk mendapatkan jam terbang di tim lain. Mereka adalah pemain yang punya masa depan cerah,” lanjut pelatih asal Brasil tersebut.
Meski begitu, Mauricio Souza menegaskan bahwa kebijakan tersebut kini telah berakhir. Tidak akan ada lagi pemain Persija yang dilepas, terutama ke klub-klub pesaing langsung di Super League 2025/2026.
Baca Juga: Ucapan Kontroversial Mauro Zijlstra 'Digoreng' Netizen Usai Gabung ke Persija
Ia menyebut skuad yang dimiliki saat ini sudah final dan akan menjadi tulang punggung tim hingga kompetisi selesai.
Pernyataan itu sekaligus menutup spekulasi terkait kemungkinan peminjaman pemain muda di paruh kedua musim.
Manajemen bersama tim pelatih kini memilih fokus menjaga stabilitas, kekompakan, dan konsistensi skuad demi mencapai target Persija di sisa kompetisi.
"Mulai sekarang ke depan, tidak ada lagi. Ini adalah grup kami untuk putaran kedua,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
6 Kombinasi Lipstik Ombre untuk Kulit Kuning Langsat, Bibir Makin Fresh dan Berdimensi
-
Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks
-
Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?
-
Kesan Singkat Berkendara Isuzu Traga AC yang Kini Dilengkapi Fitur Isuzu Link
-
Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok