- Indonesia berkomitmen sukseskan Asian Minifootball Championship 2026 yang berlangsung di Jakabaring Palembang, 24 April–4 Mei 2026.
- Hasil drawing grup untuk 12 negara peserta telah dilaksanakan secara terbuka di Jakarta pada Kamis, 3 Februari 2026.
- Indonesia menjadi tuan rumah menggantikan Vietnam yang terkena sanksi, sehingga Indonesia menggelar dua event internasional 2026.
Suara.com - Indonesia menegaskan komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan Asian Minifootball Championship 2026 yang akan digelar di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, pada 24 April hingga 4 Mei 2026. Berikut hasil drawingnya.
Adapun hasil drawing fase grup Asian Minifootball Championship 2026 telah dilaksanakan di Jakarta, Kamis, 3 Februari 2026.
Jakarta dipilih sebagai lokasi pelaksanaan drawing karena dinilai memiliki fasilitas representatif serta akses internasional yang memadai. Nantinya, seluruh pertandingan Asian Minifootball Championship 2026 akan dipusatkan di Palembang.
Di ajang ini 12 negara peserta dibagi ke dalam empat grup. Drawing dilakukan secara terbuka dan transparan, serta disaksikan langsung oleh para delegasi resmi.
Ketua Pelaksana Asian Minifootball Championship 2026, Agung Kurniawan, mengatakan pemilihan Palembang sebagai venue pertandingan merupakan keputusan strategis.
Menurutnya, Palembang memiliki infrastruktur olahraga yang memadai, pengalaman sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga nasional dan internasional, serta dukungan kuat dari pemerintah daerah.
“Indonesia siap menjadi tuan rumah dan menyambut para peserta dari 12 negara dengan penuh keramahan,” ujar Agung saat ditemui di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Kamis (3/2/2026).
Sementara itu, Presiden International Minifootball Federation (IMF), M. Al Dausari, memberikan apresiasi atas kesiapan Indonesia dalam menyelenggarakan dua agenda penting, yakni pelaksanaan drawing di Jakarta dan pertandingan di Palembang.
Menurutnya, pembagian lokasi tersebut menunjukkan kesiapan Indonesia secara nasional dalam mendukung pengembangan minifootball di kawasan Asia.
Baca Juga: Menanti Hukuman Kemenpora untuk PSSI usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Ketua Umum Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI), Yan Mulia Abidin, menegaskan bahwa kejuaraan ini kembali menunjukkan kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.
Ia berharap Asian Minifootball Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memajukan olahraga minifootball serta memperkuat posisi Indonesia dan Asia di kancah minifootball dunia.
“Semula Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Sepakbola Mini 2026. Namun, Presiden IMF Dr Al-Dousari menunjuk Indonesia menjadi tuan rumah Mini Football Asian Championship 2026 menggantikan posisi Vietnam yang terkena sanksi. Jadi, Indonesia akan menggelar dua event internasional sekaligus di tahun 2026 ini,” katanya.
Bagi KSMI mendapat kepercayaan menggelar dua event internasional tersebut cukup menguntungkan. Apalagi, Yan Mulyana Abidin mendapat posisi penting sebagai Presiden Asian Mini Football Confederation (AMFC) pada November 2025.
“Ini sebagai bukti bahwa Indonesia mendapat kepercayaan dunia internasional untuk pengembangan olahraga mini football di Asia. Makanya, KSMI bertekad menyukseskan dua event internasional tersebut,” jelasnya.
Berikut hasil drawing fase grup Asian Minifootball Championship 2026:
Grup A: Lebanon, Timor Leste, Indonesia, Iraq
Grup B: Maldives, Singapura, Chinese Taipei, Arab Saudi
Grup C: Qatar, Bahrain, Filipina, India
Grup D: Pakistan, Kazakhstan, China, Brunei Darussalam
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan