- Kemenpora membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Pengembangan Industri Olahraga bagi profesional dan ASN mulai 3-17 Februari 2026.
- Legenda bulutangkis Susi Susanti menyambut baik langkah Kemenpora menjaring profesional untuk industri olahraga nasional.
- Susi berharap Deputi terpilih memiliki kompetensi dan pengalaman memadai untuk memajukan ekosistem industri olahraga Indonesia.
Suara.com - Langkah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan menjaring posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dari kalangan profesional mendapat tanggapan positif dari legenda Olimpiade bulutangkis Indonesia Susi Susanti bersama suaminya, Alan Budikusuma.
Seperti diketahui, Susi juga menjadi pelaku industri olahraga dengan memproduksi aparel dan peralatan bulutangkis bernama Astec (Alan Susi Technology).
“Menurut saya itu gebrakan yang dilakukan Menpora sangat bagus," kata Susi dalam keterangannya.
"Tentu kebijakan ini telah melalui beragam pertimbangan dan melihat kebutuhan saat ini, bagaimana potensi industri olahraga kita harus dimaksimalkan, produk yang dihasilkan juga berkualitas internasional dan berdaya saing tinggi."
"Sehingga diharapkan sosok dari kalangan profesional bisa menerapkan gagasannya untuk industri olahraga kita,” ujarnya.
Sebagai legenda tunggal putri peraih emas Olimpiade Barcelona 1992, Susi bersama Alan menggunakan pengalaman dan kesuksesan mereka untuk mendorong Astec menjadi simbol prestasi olahraga Indonesia.
Pasangan emas ini juga merasakan pertumbuhan industri olahraga tanah air sejak Astec berdiri tahun 2003.
Susi berharap siapapun yang akan menduduki posisi sebagai Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora tersebut benar-benar paham, serta memiliki kompetensi dan pengalaman.
"Semoga yang terpilih betul-betul paham dan yang punya pengalaman serta punya kompetensi. Agar dapat mendukung ekosistem industri olahraga nasional kedepannya," harap Susi.
Baca Juga: Dicatat! Jadwal Lengkap Turnamen Bergengsi Bulu Tangkis Dunia Sepanjang Tahun 2026
Kemenpora membuka kesempatan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kalangan profesional yang memiliki kompetensi, pengalaman, serta rekam jejak di bidang industri olahraga, industri kreatif, wisata olahraga dan sektor terkait lainnya, untuk mengikuti proses seleksi JPT Madya yang dilakukan secara terbuka dan kompetitif.
Proses pendaftaran akan dibuka mulai 3-17 Februari 2026.
Informasi lebih lanjut terkait persyaratan, tahapan, dan jadwal seleksi dapat diakses melalui situs resmi Kemenpora.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh