- Inter Milan mengalahkan Torino 2-1 di Monza pada Kamis (5/2) dini hari WIB, melaju ke babak semifinal Coppa Italia.
- Striker Marcus Thuram disorot media karena ekspresi tidak senang saat diganti, meski ia kontributor penting musim ini.
- Pelatih Cristian Chivu yakin Inter mampu bersaing tanpa pemain baru dengan memaksimalkan potensi dari akademi.
Suara.com - Inter Milan berhasil melaju ke semifinal Coppa Italia setelah menang 2-1 atas Torino di Monza, Kamis (5/2) dinihari WIB.
Namun sorotan justru tertuju kepada striker asal Prancis, Marcus Thuram yang mencetak assist pada laga dinihari tadi.
Marcus Thuram tunjukkan ekspresi kurang senang terlihat saat digantikan 10 menit memasuki babak kedua. Televisi Italia 1 menyoroti gestur tersebut dan munculkan spekulasi soal masa depannya.
Meski kritik datang kepadanya usai pertandingan, Marcus Thuram jadi pemain yang paling dibutuhkan oleh Cristian Chivu di lini depan.
Musim ini, Thuram mencetak 11 gol dan 5 assist dalam 27 penampilan, rata-rata satu gol setiap 105 menit.
Sedangkan di musim lalu, Thuram mencetak 18 gol dan 9 assist dalam 50 penampilan, satu gol setiap 129 menit.
Thuram menjadi aset penting bagi Inter Milan di musim-musim mendatang. Kontraknya pun masih cukup panjang yakni sampai 2028.
Sementara itu, Cristian Chivu menegaskan bahwa Inter tetap bisa berkembang dan bersaing di level tertinggi tanpa harus membeli pemain baru, dengan memaksimalkan potensi akademi dan pemain muda.
“Saya puas dengan performa tim, dengan energi yang kami tampilkan dan peluang yang kami ciptakan,” ujar Chivu.
Baca Juga: Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!
Ia menilai Inter masih mampu mengendalikan permainan meski skor sempat menipis menjadi 2-1.
Chivu secara khusus memberi pujian kepada akademi Inter yang dinilainya menjadi fondasi penting keberhasilan tim.
Menurutnya, kontribusi pemain muda bukanlah kejutan, melainkan hasil kerja jangka panjang.
“Saya memuji Cocchi dan Kamate, tapi juga semua orang yang bekerja di akademi Inter. Mereka yang membentuk para pemain ini selama bertahun-tahun,” kata Chivu.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin