-
Go Ahead Eagles tersingkir dari Piala Belanda setelah dikalahkan Telstar dengan skor tipis 2-1.
-
Dean James bermain selama satu babak dengan statistik akurasi operan mencapai 83 persen.
-
Gol penalti Jeff Hardeveld memastikan kegagalan Go Ahead Eagles mempertahankan gelar juara musim ini.
Suara.com - Langkah sang juara bertahan di ajang Piala Belanda musim 2024/2025 resmi terhenti pada babak perempat final.
Go Ahead Eagles harus menelan pil pahit saat bertamu ke markas Telstar di Stadion BUKO, Velsen-Zuid.
Pemain bertahan Timnas Indonesia, Dean James, dipercaya masuk dalam susunan pemain utama pada pertandingan krusial tersebut.
Sayangnya, keberadaan bek sayap andalan ini belum mampu menghindarkan timnya dari kekalahan tipis di kandang lawan.
Pertandingan yang berlangsung sengit pada Kamis waktu setempat itu berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Statistik Dean James di Lapangan
Perjalanan Dean James dalam laga ini hanya berlangsung selama empat puluh lima menit pertama di lapangan hijau.
Catatan dari KNVB Beker menunjukkan bahwa pelatih memutuskan untuk melakukan penyegaran strategi saat memasuki waktu turun minum.
"Dean James bermain sejak menit pertama di posisi bek sayap Go Ahead Eagles lalu diganti oleh Aske Adelgaard pada jeda waktu," demikian catatan KNVB Beker.
Meskipun hanya bermain satu babak, performa James sebenarnya tergolong cukup aktif dalam membantu serangan tim tamu.
Baca Juga: Ajax Amsterdam Segera Resmikan Maarten Paes, Dean James Batal Direkrut
Ia tercatat sempat melepaskan dua kali percobaan tembakan dari luar kotak penalti ke arah gawang lawan.
Akurasi umpan yang ditunjukkan James juga cukup impresif dengan angka keberhasilan mencapai 83 persen operan akurat.
Momentum Kebobolan di Akhir Babak
Sejak awal laga, Go Ahead Eagles sebenarnya mencoba memegang kendali permainan dengan inisiatif serangan yang agresif.
Peluang emas sempat didapatkan melalui aksi Joris Kramer, namun sayangnya bola masih melenceng dari sasaran.
Telstar justru tampil lebih klinis dalam memanfaatkan celah di pertahanan tim tamu pada menit-menit akhir babak pertama.
Soufiane Hetli memecah kebuntuan pada menit ke-45 setelah menerima umpan lambung yang sangat terukur dari Tyrese Noslin.
Tembakan Hetli tersebut merobek jala gawang lawan dan membuat kedudukan berubah menjadi 1-0 hingga waktu istirahat tiba.
Upaya Pengejaran di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua pertandingan, Go Ahead Eagles berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan skor yang ada.
Strategi pergantian pemain dilakukan untuk meningkatkan intensitas tekanan demi mencari gol penyeimbang secepat mungkin.
Usaha keras tim tamu akhirnya membuahkan hasil manis ketika laga baru berjalan tujuh menit di babak kedua.
Alfons Sampsted berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-52 setelah memanfaatkan umpan Victor Edvardsen.
Gol tersebut sempat membangkitkan asa bagi para pendukung tim tamu karena skor kembali menjadi imbang 1-1.
Penalti Penentu Kemenangan Telstar
Namun, kegembiraan para pemain Go Ahead Eagles ternyata tidak berlangsung lama akibat serangan balik cepat tuan rumah.
Hanya berselang tujuh menit kemudian, sebuah insiden di kotak terlarang memaksa wasit menunjuk titik putih untuk Telstar.
Jeff Hardeveld yang maju sebagai eksekutor penalti menjalankan tugasnya dengan sangat tenang dan tanpa kesalahan sedikit pun.
Eksekusi yang sempurna tersebut membuat Telstar kembali memimpin dengan skor 2-1 pada menit ke-59 pertandingan.
Tertinggal kembali membuat tim tamu meningkatkan volume serangan di sisa waktu normal yang tersedia bagi mereka.
Kegagalan Mempertahankan Gelar Juara
Segala upaya dilakukan oleh Go Ahead Eagles untuk setidaknya memaksakan pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Namun, disiplinnya lini belakang Telstar membuat setiap skema serangan yang dibangun lawan selalu berhasil dipatahkan.
Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, skor keunggulan bagi tuan rumah tetap tidak mengalami perubahan sedikit pun.
Kekalahan ini memastikan bahwa Go Ahead Eagles tidak lagi menyandang status sebagai pemegang mahkota Piala Belanda musim ini.
Mimpi untuk mempertahankan trofi yang mereka raih pada musim 2024/2025 tersebut kini harus terkubur di Velsen-Zuid.
Telstar pun berhak melaju ke babak semifinal dengan kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan tim juara bertahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah