Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:20 WIB
Ryo Matsumura (Persija)
Baca 10 detik
  • Jean Mota mantan rekan setim Lionel Messi dikabarkan segera bergabung dengan Persija Jakarta.

  • Persija harus mencoret satu pemain asing karena kuota tim saat ini sudah penuh.

  • Ryo Matsumura menjadi nama yang paling berpotensi didepak demi memberi ruang Jean Mota.

Suara.com - Rumor panas mengenai pergerakan transfer Persija Jakarta kini sedang berfokus pada sosok gelandang asal Brasil.

Sosok tersebut adalah Jean Mota yang pernah berbagi lapangan dengan mega bintang dunia Lionel Messi.

Kedatangan pemain berpengalaman dari Inter Miami ini diprediksi akan mengubah peta kekuatan tim asuhan Macan Kemayoran.

Spekulasi ini semakin menguat setelah berbagai sumber menyebutkan sang pemain tengah terbang menuju Indonesia untuk negosiasi.

Suporter setia Jakmania kini tengah menanti kepastian resmi dari manajemen terkait kehadiran amunisi baru kelas dunia ini.

Namun kehadiran Jean Mota di Jakarta membawa konsekuensi logis bagi tatanan komposisi pemain asing saat ini.

Persija Jakarta saat ini diketahui sudah memiliki total sebelas pemain asing yang terdaftar secara resmi.

Kondisi tersebut memaksa manajemen untuk melepaskan minimal satu legiun asing demi memberikan ruang bagi Jean Mota.

Analisis mendalam terhadap posisi bermain menunjukkan bahwa Ryo Matsumura berada dalam posisi yang paling tidak aman.

Baca Juga: Persija Jakarta Rekrut Mauro Zijlstra, Bomber Timnas Indonesia yang Siap Taklukkan Cuaca Panas

Gelandang asal Jepang tersebut dilaporkan kesulitan menembus skuat utama meskipun kondisi fisiknya telah dinyatakan pulih total.

Jika Jean Mota resmi dikontrak maka posisi kreatif di lini tengah kemungkinan besar akan menjadi milik pemain Brasil itu.

Situasi ini memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola mengenai siapa yang paling layak dipertahankan manajemen.

Saat ini skuat Macan Kemayoran diisi oleh nama-nama seperti Carlos Eduardo dan Bruno Tubarao di lini pertahanan.

Ada pula Thales Lira, Paulo Ricardo, hingga Van Basty Souza yang menjaga stabilitas sektor belakang dan tengah.

Lini serang mereka dihuni oleh Fabio Calonego, Alaeddine Ajaraie, Emaxwell Souza, Allano Lima, hingga bomber Gustavo Almeida.

Kehadiran Ryo Matsumura melengkapi kuota sebelas pemain asing yang saat ini masih berstatus sebagai penggawa Persija.

Tumpukan pemain asing berkualitas ini membuktikan ambisi besar Persija untuk merajai kompetisi domestik pada musim ini.

Persija Jakarta memang tampil sangat agresif pada bursa transfer paruh musim 2025/2026 dengan mendatangkan banyak bintang.

Sebelum nama Jean Mota mencuat manajemen telah berhasil mengamankan tanda tangan dua pemain naturalisasi berbakat.

Mereka adalah Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra yang didatangkan untuk memperkuat struktur pertahanan serta daya dobrak tim.

Langkah berani ini menunjukkan bahwa manajemen tidak ragu merogoh kocek dalam demi prestasi yang lebih membanggakan.

Persaingan di papan atas liga menuntut Persija untuk terus melakukan regenerasi dan pembenahan materi pemain utama.

Guna menyeimbangkan komposisi tim beberapa nama secara resmi telah diputus kontraknya atau dilepas secara permanen.

Alwi Fadillah bersama dengan Gustavo Franca serta Alan Cardoso menjadi tiga nama yang tidak lagi berseragam oranye.

Langkah ini diambil untuk memastikan efisiensi anggaran dan efektivitas strategi pelatih dalam menghadapi sisa musim kompetisi.

Keputusan melepas pemain permanen merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap performa tim selama putaran pertama berlangsung.

Manajemen bertindak tegas dalam menentukan siapa saja yang tetap bertahan demi target juara di akhir musim.

Selain melepas secara permanen Persija juga memilih opsi meminjamkan lima pemain mereka ke klub-klub lain.

Hansamu Yama dan Rio Fahmi kini resmi merapat ke Arema FC untuk mendapatkan menit bermain yang lebih kompetitif.

Sementara itu talenta muda seperti Jehan Pahlevi dan Figo Dennis dikirim ke PSS Sleman untuk menambah jam terbang.

Alfriyanto Nico juga dilepas sementara ke Persis Solo guna mengasah kemampuan individunya di lingkungan yang berbeda.

Kehadiran Jean Mota diharapkan mampu memberikan dampak instan seperti saat dirinya bermain di Liga Amerika Serikat.

Visi bermain dan akurasi operan yang matang menjadi alasan utama mengapa manajemen sangat menginginkan jasa pemain ini.

Publik Jakarta berharap koneksi Brasil di dalam tim akan semakin solid dengan hadirnya mantan rekan setim Messi tersebut.

Kini semua mata tertuju pada pengumuman resmi yang akan segera dirilis oleh pihak klub dalam waktu dekat.

Transformasi besar-besaran Persija Jakarta ini menjadi sinyal kuat bagi lawan-lawan mereka di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Load More