Bola / Bola Indonesia
Minggu, 08 Februari 2026 | 20:20 WIB
Ilustrasi sejarah olahraga futsal [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Futsal ditemukan di Montevideo, Uruguay tahun 1930 oleh Juan Carlos Ceriani sebagai sepak bola dalam ruangan yang kemudian populer di Amerika Selatan.
  • Di Indonesia, futsal mulai dikenal luas sekitar 1998-1999, dan tonggak resmi dimulai saat menjadi tuan rumah Kejuaraan Futsal Asia AFC 2002.
  • Federasi Futsal Indonesia (FFI) menaungi futsal nasional sejak 2014, menyelenggarakan kompetisi utama yang saat ini bernama Liga Futsal Profesional Indonesia.

Pada tahun 2002, FIFUSA kemudian direorganisasi menjadi Asosiasi Futsal Dunia (AMF).

Masuk dan Berkembangnya Futsal di Indonesia

Di Indonesia, futsal mulai dikenal luas pada 1998–1999.

Namun, sejarah resmi futsal nasional dimulai pada 2002, ketika Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Futsal Asia oleh AFC.

Turnamen yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, itu menjadi tonggak penting perkembangan futsal Tanah Air.

Pada ajang tersebut, Iran keluar sebagai juara dan sejak saat itu dikenal sebagai kekuatan utama futsal Asia.

Ronny Pattinasarany. (pssi-football)

Perkembangan futsal Indonesia tidak lepas dari peran tokoh-tokoh penting.

Justinus Lhaksana menjadi salah satu pionir utama, dengan latar belakang sertifikat kepelatihan futsal dari Belanda.

Bersama almarhum Adjie Massaid, ia mendirikan akademi futsal pertama di Indonesia, Tifosi AMFC, pada 2003.

Baca Juga: Nyaris Juara! Indonesia Imbang 5-5 Lawan Iran, Bukti Garuda Raja Baru Asia

Selain itu, almarhum Ronny Pattinasarany juga memiliki kontribusi besar dalam pembinaan futsal usia dini.

Dedikasinya diwujudkan melalui pendirian Badan Futsal Nasional (BFN), yang membuatnya dikenal sebagai Bapak Futsal Indonesia.

Federasi dan Kompetisi Futsal Nasional

Saat ini, futsal Indonesia berada di bawah naungan Federasi Futsal Indonesia (FFI) yang berafiliasi dengan PSSI.

FFI merupakan pembaruan dari Badan Futsal Nasional dan resmi menggunakan nama tersebut sejak 22 Juni 2014.

Sejak 2014, Hary Tanoesoedibjo menjabat sebagai Ketua Umum FFI dan kembali terpilih pada 2018 serta 2022, dengan masa jabatan hingga 2026.

Load More