- Persija Jakarta resmi mengontrak kiper diaspora Cyrus Margono, lahir di AS pada 2001, sebagai investasi jangka panjang klub.
- Cyrus Margono memiliki pengalaman penting sebab pernah menimba ilmu di akademi Inter Milan dan bermain di Eropa.
- Kiper bertinggi 190 cm ini memiliki ambisi besar untuk membela Timnas Indonesia pada ajang Piala Dunia.
Suara.com - Persija Jakarta resmi menambah amunisi di sektor penjaga gawang dengan merekrut Cyrus Margono.
Pengalamannya di Eropa tepatnya di klub Yunani Panathinaikos B membuat Cyrus Margono jadi investasi jangka panjang untuk Macan Kemayoran.
Meski kiper 24 tahun tersebut harus bisa bersaing ekstra keras dengan penjaga gawang utama Persija saat ini, Carlos Eduardo.
Berikut empat fakta menarik Cyrus Margono yang patut diketahui usai resmi berseragam Macan Kemayoran.
1. Kiper Diaspora dengan Tinggi Ideal
Cyrus Margono lahir di Mount Kisco, New York, Amerika Serikat, pada 9 November 2001. Ia memiliki tinggi badan 190 cm, postur ideal untuk penjaga gawang modern.
2. Pernah Mengenyam Akademi Inter Milan
Tak banyak pemain Liga 1 yang punya latar belakang akademi elite Eropa.
Pada 2015, Cyrus sempat menimba ilmu di akademi muda Inter Milan.
Baca Juga: Rapor Merah Jay Idzes: Inter Milan Mengamuk 5-0, Lini Belakang Sassuolo Berantakan
Pengalaman tersebut membentuk dasar teknik, positioning, dan mentalitas profesional yang jarang dimiliki kiper seusianya.
3. Berpengalaman Main di Liga Eropa
Sebelum ke Persija, Cyrus telah merasakan kerasnya sepak bola Eropa Timur dan Selatan.
Ia memperkuat Panathinaikos B (Yunani) dengan catatan 28 penampilan, lalu melanjutkan karier ke KF Dukagjini (Kosovo) pada 2025 dan tampil di Liga Super Kosovo.
4. Punya Ambisi Besar
Cyrus bukan sekadar datang untuk mengisi skuad. Ia secara terbuka menyatakan ambisi besar di level Timnas Indonesia.
Beberapa waktu lalu, Cyrus menegaskan ingin bisa membela Timnas Indonesia di pentas Piala Dunia.
Selain itu, di level klub saat masih bermain di Eropa, ia ingin jadi kiper Indonesia pertama yang main di Liga Champions.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Rapor Merah Jay Idzes: Inter Milan Mengamuk 5-0, Lini Belakang Sassuolo Berantakan
-
Sassuolo vs Inter Milan: Jay Idzes Cs Dibuat Merana, Kena Bantai 0-5
-
Profil Lengkap Jean Mota Dirigen Anyar Persija Jakarta: Rekan Messi, Musuh Maarten Paes
-
Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema FC Malam Ini: Debut Mauro Zijlstra?
-
Hadapi Inter Milan, Fabio Grosso Minta Jay Idzes Cs Jalani Taktik Ini
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan