-
Timnas Futsal Indonesia meraih posisi runner-up Piala Asia 2026 di bawah asuhan pelatih.
-
PSSI didenda total 14.000 dolar AS oleh AFC akibat berbagai pelanggaran keamanan stadion.
-
Pelanggaran mencakup penonton masuk lapangan saat laga final dan pertandingan Iran melawan Afghanistan.
Suara.com - Keberhasilan luar biasa Timnas Futsal Indonesia menembus babak final Piala Asia Futsal 2026 menyisakan catatan kelam.
Turnamen yang digelar di tanah air sejak 27 Januari hingga 7 Februari tersebut berakhir dengan sanksi disiplin.
Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC secara resmi menjatuhkan hukuman finansial yang cukup besar kepada PSSI.
Langkah tegas ini diambil AFC setelah ditemukan sejumlah pelanggaran prosedur keamanan selama penyelenggaraan kejuaraan berlangsung di Jakarta.
Skuad Garuda sendiri mengakhiri kompetisi sebagai juara kedua setelah harus mengakui keunggulan tim kuat Iran.
PSSI dianggap lalai dalam menjalankan protokol keselamatan yang tertuang dalam regulasi resmi kompetisi tingkat Asia tersebut.
Otoritas tertinggi sepak bola Asia tersebut menyatakan bahwa Indonesia melanggar Pasal 21 terkait Regulasi Kompetisi Piala Asia Futsal.
Selain itu, terdapat poin pelanggaran pada Pasal 64 serta Pasal 65 yang tercantum dalam Kode Disiplin dan Etik AFC.
Laporan resmi menunjukkan adanya individu tanpa identitas resmi yang nekat masuk ke area terbatas di lingkungan stadion.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik di Balik Kekalahan Penalti Indonesia atas Iran di Final Piala Asia Futsal 2026
Seseorang yang memiliki kaitan dengan pihak penyelenggara kedapatan berada di area sensitif lapangan tanpa membawa kartu akreditasi fisik.
Kejadian ini menjadi perhatian serius tim pengawas pertandingan yang bertugas memantau kelancaran agenda besar berskala internasional tersebut.
AFC memberikan penjelasan mendalam mengenai kronologi insiden yang melibatkan individu terafiliasi tersebut dalam rilis resminya kepada publik.
"Satu (1) orang individu yang berafiliasi dengan Tergugat memasuki area di sekitar Lapangan Pertandingan dan/atau Area Akses Terbatas pada akhir pertandingan tanpa secara fisik membawa perangkat akreditasi yang diwajibkan," tulis AFC dalam keputusannya pada 1 Februari 2026.
Kekacauan tidak berhenti di situ karena muncul laporan mengenai aksi suporter yang menerobos masuk ke dalam arena pertandingan.
Tindakan penonton tersebut dianggap sangat membahayakan keselamatan para pemain serta ofisial tim yang baru saja menyelesaikan laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Angin Segar untuk Herdman! 'The Next Sergio Ramos' Buka Pintu Bela Timnas Indonesia
-
Badai Absen Hantam Timnas Indonesia: 5 Pilar Terancam Gagal Tampil di FIFA Series 2026
-
Starting XI Ngeri Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Disesaki Pemain Diaspora?
-
Bang Jago Keturunan Indonesia Makin Bersinar di Eks Klub Sandy Walsh, Bisa Dipanggil John Herdman?
-
AFC Jatuhi Sanksi PSSI Gara-gara Timnas Futsal Indonesia
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Baru Eligible Dinaturalisasi John Herdman
-
Rintangan Debut John Herdman, 5 Pemain Timnas Indonesia yang Mungkin Absen di FIFA Series 2026
-
Ngeri! Media Ini Kritik Keras Jay Idzes CS: Tidak Pernah Mampu Melakukannya!
-
Kata-kata Layvin Kurzawa Siap Jalani Debut Bersama Persib di ACL 2
-
Ambisi Besar Layvin Kurzawa Jelang Debut di Persib Bandung