- Nova Arianto memegang peran kunci di tiga tingkatan tim nasional, meliputi U-17, U-20, dan sebagai asisten pelatih senior.
- Nova berhasil membawa Timnas Indonesia U-17 lolos Piala Dunia, sebelum dipromosikan menjadi pelatih kepala Timnas U-20.
- Federasi meminta Nova Arianto kembali menjadi asisten pelatih tim senior mendampingi John Herdman untuk agenda FIFA Series Maret.
Suara.com - Di tengah era baru kepelatihan Timnas Indonesia, satu nama lokal justru semakin tak tergantikan perannya yaitu Nova Arianto.
Nova Arianto kini seolah menjadi sosok kunci di tiga level tim nasional sekaligus, dari menangani tim U-17 yang sedang masa transisi, dipromosikan ke U-20, hingga kembali ditarik menjadi asisten John Herdman di tim senior.
Fenomena ini menunjukkan betapa vitalnya peran Nova, sekaligus mengisyaratkan adanya tantangan bagi PSSI dalam menemukan pelatih lokal lain dengan kualitas setara.
Setelah era Shin Tae-yong berakhir, Nova yang sebelumnya menjadi asisten di berbagai kelompok umur, sempat dipercaya memimpin Timnas Indonesia U-17.
Performanya pun gemilang karena berhasil mengantarkan Garuda Asia mentas di Piala Dunia U-17.
Oleh sebab itu, mantan bek Persib Bandung ini dipromosikan untuk menukangi Timnas Indonesia U-20. Keputusan ini secara otomatis membuat kursi pelatih kepala tim U-17 lowong.
Meskipun nama Kurniawan Dwi Yulianto disebut menangani U-17, nyatanya dalam dua laga uji coba melawan China pekan lalu, Nova Arianto yang masih berdiri di pinggir lapangan dan memimpin tim.
PSSI berdalih bahwa ini adalah bagian dari masa transisi, di mana Nova membantu pelatih baru untuk melakukan observasi awal.
"Dua game ini menjadi bahan untuk pelatih timnas U-17 yang baru (Kurniawan Dwi Yulianto) dalam mengobservasi tim," terang Nova.
Baca Juga: Drawing Piala Asia U-17 2026 Tempatkan Indonesia Bersama Kolektor Gelar Terbanyak Benua Kuning
"Harapannya masa transisi ini bisa berjalan dengan baik dan tradisi kita menuju Piala Dunia bisa tercapai," imbuhnya lagi.
Situasi serupa terjadi di level tim senior. Setelah posisi asisten pelatih lokal sempat ditiadakan di era singkat Patrick Kluivert, PSSI kini kembali mencari sosok pendamping untuk John Herdman.
Namun, hingga mendekati agenda FIFA Series pada Maret mendatang, federasi belum juga menemukan kandidat yang tepat.
Alhasil, lagi-lagi Nova Arianto yang diminta untuk mengisi posisi lamanya tersebut. Ketua BTN, Sumardji, mengonfirmasi langsung penugasan ini.
"Saya sudah sampaikan agar sesuai komitmen, harus ada asisten pelatih lokal yang turut serta di timnas Indonesia senior,” ucap Sumardji.
"Sementara yang senior ini ada Nova Arianto. Dia akan bertugas di FIFA Series 2026," terangnya.
Beban kerja yang menumpuk di pundak Nova Arianto ini secara tidak langsung menjadi cerminan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam regenerasi pelatih lokal berkualitas untuk mengisi pos-pos strategis di tim nasional.
Tag
Berita Terkait
-
Haus Gol, Pemain Berdarah Depok Dipuji Setinggi Langit Oleh Pelatih Belanda
-
2 Pemain Keturunan di Ajax Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia Usai Kedatangan Kiper Maarten Paes
-
Jadwal Debut John Herdman dan Peluang Timnas Indonesia Juara FIFA Series 2026
-
Timnas Indonesia Sudah Kirim Nama Pemain Sebelum Muncul Isu Dicoret dari Asian Games 2026
-
PSSI Hubungi KOI usai Muncul Kabar Timnas Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay
-
Jepang Tanpa Takefusa Kubo saat Hadapi Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026