-
Jay Idzes membawa Sassuolo menang 2-1 atas Udinese dengan statistik pertahanan yang sangat mengesankan.
-
Emil Audero menjadi pemain terbaik dengan rating 8,8 setelah melakukan enam penyelamatan krusial bagi Cremonese.
-
Penyerang FC Utrecht Ole Romeny masih belum mendapatkan keberuntungan maksimal dalam laga terbarunya di Belanda.
Suara.com - Panggung sepak bola kasta tertinggi Italia atau Serie A kembali menjadi saksi kehebatan para penggawa Timnas Indonesia.
Bek tangguh sekaligus pemimpin lini belakang skuad Garuda, Jay Idzes, sukses mengawal timnya meraih poin penuh.
Bermain untuk Sassuolo, sosok yang akrab disapa Bang Jay ini tampil penuh dedikasi saat bertandang ke markas Udinese.
Laga pekan ke-25 musim 2025/2026 tersebut berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk kemenangan tim tamu yang dibela Jay.
Stadion Bluenergy Friuli menjadi saksi bisu bagaimana koordinasi pertahanan yang dibangun Jay Idzes sangat sulit ditembus lawan.
Ketangguhan Jay Idzes di Lini Belakang
Dua gol kemenangan I Neroverdi masing-masing dilesakkan oleh Armand Lauriente serta penyerang tajam Andrea Pinamonti.
Hasil positif ini mengantarkan Sassuolo merangkak naik dan merasa nyaman di posisi kesepuluh klasemen sementara dengan 32 poin.
Sepanjang pertandingan berlangsung, Jay Idzes dipercaya berduet dengan rekan setimnya, Tarik Muharemovic, di jantung pertahanan.
Baca Juga: Dean James Ambil Langkah Ikuti Jejak Calvin Verdonk
Statistik mencatat bahwa pemain bertinggi badan menjulang ini memberikan kontribusi defensif yang sangat luar biasa bagi tim.
Jay berhasil melakukan tujuh kali aksi bertahan yang krusial untuk mengamankan wilayah kotak penalti Sassuolo dari serangan.
Statistik Pertahanan yang Sangat Solid
Selain itu, ia juga membukukan lima kali sapuan bola yang bersih serta dua kali memotong aliran bola lawan.
Tidak berhenti di situ, Jay Idzes juga mencatatkan satu kali pemulihan bola yang membantu tim membangun serangan balik.
Berdasarkan penilaian dari laman statistik Fotmob, kapten Timnas Indonesia tersebut layak mendapatkan rating di angka 6,8.
Penampilan konsisten ini membuktikan bahwa adaptasi Jay di kompetisi seketat Liga Italia berjalan dengan sangat baik.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Sassuolo untuk terus bersaing di papan tengah klasemen musim ini.
Tembok Kokoh Emil Audero di Bawah Mistar
Beralih ke pertandingan lain, kiper utama Timnas Indonesia, Emil Audero, juga menunjukkan kelasnya sebagai penjaga gawang elit.
Memperkuat Cremonese, Emil harus menghadapi tekanan bertubi-tubi dari tim lawan saat menjamu Genoa di Stadion Giovanni Zini.
Pertandingan yang berlangsung sangat sengit tersebut akhirnya harus berakhir dengan skor kacamata alias imbang tanpa gol.
Meskipun laga berakhir seri, Cremonese patut memberikan apresiasi setinggi langit kepada performa gemilang yang ditunjukkan oleh Emil Audero.
Kiper berpengalaman tersebut tercatat melakukan enam kali penyelamatan spektakuler yang menggagalkan peluang emas dari para pemain Genoa.
Rating Tertinggi dan Penyelamatan Gemilang
Data teknis menunjukkan Emil melakukan tiga kali tangkapan bola udara yang sangat berisiko di tengah kemelut gawang.
Ia juga melakukan tiga kali aksi terbang atau diving save untuk menghalau bola yang mengarah ke sudut gawang.
Ketangguhan Emil semakin terbukti dengan dua penyelamatan penting yang dilakukan tepat di dalam area kotak penalti sendiri.
Selain itu, ia mencatatkan 17 kali pemulihan bola yang memastikan pertahanan timnya tetap stabil hingga peluit panjang berbunyi.
Atas performa luar biasa tersebut, Emil Audero diganjar rating sebesar 8,8 yang merupakan nilai tertinggi di antara seluruh pemain.
Nasib Berbeda Ole Romeny di Belanda
Berkat tambahan satu poin ini, klub berjuluk I Grigiorossi kini menempati peringkat ke-15 di klasemen dengan koleksi 24 poin.
Sayangnya, kabar gembira dari tanah Italia sedikit berbeda dengan apa yang dialami oleh penyerang Ole Romeny.
Pemain yang merumput di Liga Belanda bersama FC Utrecht ini tampaknya masih belum dinaungi oleh keberuntungan yang baik.
Meskipun terus berusaha memberikan kemampuan terbaiknya, hasil di lapangan hijau belum sepenuhnya memihak kepada sang ujung tombak.
Para penggemar sepak bola di tanah air tentu berharap agar tren positif pemain Indonesia di luar negeri terus berlanjut.
Harapan Besar Bagi Skuad Garuda
Keberhasilan Jay Idzes dan Emil Audero di kompetisi level dunia diharapkan menular kepada seluruh pemain Timnas Indonesia lainnya.
Pengalaman bertanding di level tertinggi seperti Serie A akan memberikan dampak psikologis yang sangat positif bagi kekuatan tim nasional.
Perjuangan para pemain di benua biru ini menjadi bukti bahwa talenta asal Indonesia mampu bersaing dengan pemain kelas dunia.
Konsistensi di level klub akan menjadi modal utama saat mereka kembali dipanggil untuk membela panji Merah Putih di kancah internasional.
Mari kita terus berikan dukungan penuh bagi setiap langkah karier para pahlawan lapangan hijau Indonesia yang sedang berjuang di Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tembok Kokoh Garuda: Emil Audero Lakukan 6 Penyelamatan Krusial Lawan Genoa
-
3 Fakta Lucas Lee, Pemain Keturunan Calon Penerus Maarten Paes di MLS
-
Thom Haye Absen di FIFA Series, Jordi Amat Bisa Jadi Jawaban untuk Lini Tengah John Herdman
-
Dean James Ambil Langkah Ikuti Jejak Calvin Verdonk
-
Raheem Sterling Terkendala Izin Kerja, Belum Bisa Latihan Bersama Feyenoord
-
Hadapi Ratchaburi FC di GBLA, Frans Putros Ingin Buat Kejutan
-
Pep Guardiola: Dia Bukan John Stones yang Kita Kenal
-
Andik Vermansah Sarankan Satu Nama untuk John Herdman
-
Pemain Keturunan Solo-Bandung Ini Diprediksi Bakal Jadi Bintang Baru di MLS, Penerus Maarten Paes
-
Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia Terbongkar, PSSI Dituduh Dalang Pelaporan ke FIFA