- Jhonattan Limbu memiliki darah campuran Nepal-Kediri dan memegang paspor Indonesia, sehingga bisa membela Timnas tanpa naturalisasi.
- Pemain berusia 20 tahun ini memiliki fleksibilitas posisi sebagai sayap kanan, sayap kiri, maupun gelandang serang yang dibutuhkan skuad Garuda.
- Karier Jhonattan ditempa di Liga Hong Kong bersama klub-klub seperti HKFC, Sham Shui Po, dan kini memperkuat Lee Man U-22.
Suara.com - Nama Jhonattan Limbu kini tengah menjadi sorotan publik sebagai salah satu pemain keturunan potensial yang digadang-gadang bisa menjadi gelandang serang masa depan Timnas Indonesia.
Pemain muda yang saat ini meniti karier di Liga Hong Kong tersebut memiliki profil unik dan kualitas teknik yang dinilai sangat cocok untuk menambah kedalaman skuad Garuda.
Berikut adalah tiga fakta menarik mengenai sosok Jhonattan Limbu yang siap membela Merah Putih tanpa perlu melewati proses naturalisasi yang rumit dan panjang.
1. Perpaduan Darah Nepal dan Kediri
Fakta paling unik dari Jhonattan Limbu adalah latar belakang garis keturunannya yang merupakan campuran antara darah Nepal dan Indonesia.
Pemain kelahiran 28 Oktober 2005 ini lahir dari pasangan ayah berdarah Nepal dan ibu yang merupakan orang asli Wates, Kediri, Jawa Timur.
Sang ayah diketahui berprofesi sebagai tentara Gurkha yang bertugas di Hong Kong, namun Jhonattan tetap memiliki keterikatan kuat dengan Tanah Air.
Meski lahir dan besar di luar negeri, ia ternyata masih fasih berbahasa Indonesia dan sangat memahami budaya Jawa yang diturunkan ibunya.
Kecintaannya pada Indonesia juga terlihat dari kebiasaannya pulang kampung ke Kediri untuk mengunjungi keluarga besarnya saat jeda kompetisi.
Baca Juga: Nasib Tragis Pemain Keturunan Indonesia di Belanda, Orang Maluku: Ale Rasa Beta Rasa
2. Status WNI Tanpa Naturalisasi
Keunggulan utama Jhonattan dibandingkan pemain diaspora lainnya adalah status kewarganegaraannya yang sudah memegang paspor Indonesia sejak awal.
Hal ini berarti Jhonattan Limbu bisa dipanggil masuk ke Timnas Indonesia kapan saja tanpa harus melalui proses naturalisasi atau perpindahan federasi.
Kondisi administratif yang sangat mudah ini tentu menjadi opsi menarik bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang sedang gencar mencari talenta terbaik.
Jhonattan sendiri dalam beberapa kesempatan telah menyatakan keinginannya untuk membela panji Merah Putih jika mendapatkan panggilan resmi dari PSSI.
3. Pemain Versatile dengan Fisik Tangguh
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Buntut Kasus Dean James, Total 25 Pemain Asing di Belanda Ikut Terseret Skandal Paspor KNVB
-
BRI Super League: Borneo FC Waspadai Kebangkitan Madura United
-
Peran Krusial Ajax Selamatkan Maarten Paes dari Jerat Sanksi KNVB
-
Ivar Jenner Blak-blakan: Belum Puas Hanya Jadi Pemanis Bangku Cadangan Dewa United
-
Thom Haye Puji Beckham dan Eliano Reijnders Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia
-
Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga
-
Etos Kerja Lionel Messi Dibawa ke Persija Jakarta
-
Rapor Mengkilap Kapten Garuda, Media Italia Puji Aksi Jay Idzes di FIFA Series 2026
-
Bintang Persib Eliano Reijnders Dikabarkan Masuk Radar Klub Liga Azerbaijan
-
Tanpa Dua Motor Serangan, Bhayangkara FC Hadapi Persija dalam Kondisi Pincang