-
Mauro Zijlstra resmi debut bersama Persija Jakarta saat menang melawan Bali United di Gianyar.
-
Striker Timnas tersebut kaget karena Liga Indonesia menuntut lebih banyak lari dibanding Liga Belanda.
-
Persija kini duduk di posisi ketiga klasemen dan mengincar posisi puncak milik Persib Bandung.
Mantan penggawa FC Volendam ini tidak ragu membagikan pandangannya mengenai kerasnya kompetisi sepak bola di Indonesia.
Menurut analisanya, pemain di Indonesia dituntut memiliki ketahanan fisik yang luar biasa karena tempo yang sangat tinggi.
Ia melihat bahwa dinamika di lapangan mengharuskan setiap individu untuk terus bergerak tanpa henti mencari ruang.
Zijlstra merasa intensitas permainan di Indonesia jauh lebih menguras tenaga dibandingkan dengan pengalamannya di benua Eropa.
“Di sini lebih banyak berlari selama pertandingan,” jelas Mauro Zijlstra mengenai perbandingan gaya bermain antar liga.
Zijlstra menilai bahwa Super League sangat menonjolkan transisi permainan yang berlangsung dengan sangat cepat.
Setiap kali bola berpindah penguasaan, tim akan langsung melakukan serangan balik dengan kecepatan penuh ke area lawan.
Kondisi tersebut memaksa para pemain melakukan sprint berkali-kali baik saat menyerang maupun ketika sedang bertahan.
Hal ini sangat berbanding terbalik dengan filosofi sepak bola di Belanda yang lebih menitikberatkan pada sisi taktis.
Baca Juga: Blusukan ke Liga 2, Inilah 3 Berlian Tersembunyi yang Bisa Dilirik John Herdman
Klub di Eredivisie umumnya lebih sabar dalam membangun serangan lewat penguasaan bola yang sangat terukur dan rapi.
Kedisiplinan taktik di Eropa membuat pergerakan pemain lebih terorganisir sesuai dengan instruksi pelatih di pinggir lapangan.
Perbedaan fundamental inilah yang sempat membuat Mauro Zijlstra merasa kaget saat pertama kali menginjakkan kaki di lapangan.
Sebagai ujung tombak, ia menyadari harus memiliki kondisi fisik yang sempurna untuk bersaing di liga yang sangat eksplosif.
Kendati harus bekerja ekstra keras, ia mengaku sangat bahagia bisa memulai perjalanannya bersama klub sebesar Persija.
“Senang bisa melakukan debut saya untuk klub yang indah dan mengamankan tiga poin,” tuturnya dengan penuh rasa bangga.
Hasil positif di markas Bali United ini membawa Persija merangkak naik ke posisi ketiga pada tabel klasemen sementara.
Kini tim kebanggaan warga Jakarta tersebut hanya berselisih tiga poin dari pemuncak klasemen yaitu Persib Bandung.
Persib saat ini masih memimpin perburuan gelar juara dengan koleksi total sebanyak 47 poin dari laga yang sudah dijalani.
Skuad Macan Kemayoran kini fokus sepenuhnya untuk menjaga tren kemenangan mereka pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Ujian selanjutnya bagi Zijlstra dan kawan-kawan adalah menghadapi tantangan berat dari PSM Makassar pada pekan ke-22.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027
-
Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI
-
Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak
-
Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas
-
Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
-
Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat
-
Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli
-
Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%
-
Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta
-
Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar