-
Persib Bandung tersingkir dari ACL 2 meski menang 1-0 atas Ratchaburi di leg kedua.
-
Andrew Jung menyesali kartu merah Uilliam Barros yang membuat strategi tim berantakan di lapangan.
-
Penyebab utama kegagalan adalah kekalahan telak tiga gol pada pertandingan leg pertama di Thailand.
"Di babak pertama kami bermain dengan baik dan kami bisa mencetak gol. Tapi setelah kondisinya sebelas melawan sepuluh, kondisi jadi menjadi lebih sulit untuk menang, itu saja," katanya.
Pemain berusia 28 tahun itu sangat menyayangkan hilangnya peluang untuk mencetak gol kedua di awal laga.
Jika saja Persib masih lengkap, ia yakin tekanan suporter di Bandung akan meruntuhkan mental tim lawan.
Jung merasa seluruh penggawa Maung Bandung sudah memberikan keringat terakhir mereka demi mengejar ketertinggalan agregat gol.
Fisik para pemain terkuras habis karena harus menutup lubang yang ditinggalkan rekan setimnya yang terkena kartu merah.
"Kita semua tahu, jika saja kami bisa mencetak satu gol lagi di babak pertama, itu akan sulit bagi mereka karena memang tidak mudah bermain di sini (Bandung). Tapi seperti yang tadi saya katakan, tidak mudah untuk bermain sebelas melawan sepuluh."
Pernyataan tersebut mencerminkan betapa besarnya pengaruh jumlah pemain dalam skema taktik yang sudah mereka persiapkan sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa tim sudah berjuang maksimal namun keberuntungan memang sedang tidak berpihak pada juara Liga 1.
"Kami sudah mencoba, sudah mengerahkan segalanya saya rasa tapi itu tidak cukup. Tidak mudah karena kekurangan satu pemain. Saya rasa, kami sudah melakukan yang terbaik," terang Jung.
Baca Juga: Pemain Ratchaburi FC Diteror di Bandung, Diduga Diserang Batu hingga Flare
Jung juga mengajak rekan-rekannya untuk melihat kembali kegagalan telak mereka saat bertandang ke markas Ratchaburi.
Kekalahan tiga gol tanpa balas di leg pertama di Thailand dianggap sebagai akar masalah utama kegagalan.
Situasi menjadi sangat rumit bagi Persib karena mereka harus mengejar selisih gol yang sangat lebar di kandang.
Meskipun memenangkan laga di Bandung, secara teknis Persib tetap dinyatakan tersingkir dari turnamen kasta kedua Asia tersebut.
Pemain bernomor punggung tersebut sepakat dengan pendapat pelatih bahwa kekalahan terjadi jauh sebelum laga malam ini.
Fokus Persib kini harus segera dialihkan ke kompetisi domestik setelah perjalanan internasional mereka berakhir dengan penuh drama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang
-
Liverpool Dihajar Manchester City, Virgil Van Dijk Buka Suara
-
Berada di Papan Bawah, Persib Bandung Waspadai Motivasi Semen Padang
-
Link Live Streaming Madura United vs Borneo FC: Misi Pesut Etam Pepet Puncak Klasemen!
-
Arsenal Disingkirkan Southampton dari Piala FA, Ini Dalih Mikel Arteta
-
Suporter Semen Padang Akan Padati Stadion, Marc Klok Semakin Termotivasi
-
Catatan Stefan Keeltjes Usai Kendal Tornado FC Dikalahkan Persiku Kudus
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang