- Real Madrid kalah 1-2 dari Osasuna di Stadion El Sadar, Minggu dini hari WIB, disebabkan efektivitas serangan tuan rumah.
- Osasuna mencetak dua gol dari dua tembakan akurat, kontras dengan Real Madrid yang hanya satu gol dari lima percobaan.
- Kekalahan ini mencegah Real Madrid memperlebar jarak di puncak klasemen sementara Liga Spanyol musim 2025/2026.
Suara.com - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui efektivitas serangan Osasuna menjadi pembeda dalam kekalahan 1-2 pada pekan lanjutan Liga Spanyol musim 2025/2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion El Sadar, Pamplona, Minggu dini hari WIB.
"Osasuna memainkan permainan mereka. Dua kali menembak ke gawang, mereka mencetak dua gol," ujar Arbeloa dikutip dari laman resmi Real Madrid.
Merujuk data statistik Fotmob, Osasuna tampil lebih klinis. Tuan rumah membukukan dua gol dari dua tembakan tepat sasaran dengan total 13 percobaan sepanjang laga. Sebaliknya, Los Blancos hanya mampu menghasilkan satu gol dari lima tembakan akurat.
Arbeloa juga menyinggung proses gol kedua Osasuna yang sempat dianulir sebelum akhirnya disahkan melalui tinjauan VAR. Gol yang dicetak Raul Garcia awalnya dianggap berada dalam posisi offside.
"Sebenarnya ada dua kali keputusan offside yang merugikan kami. Saya pikir, dari sisi kami, itu bukanlah pertandingan yang bagus," tutur dia.
Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan timnya harus meningkatkan konsistensi permainan dengan tempo tinggi. Ia memahami hal itu tidak mudah karena padatnya jadwal pertandingan yang dijalani Madrid setiap tiga hari.
"Kami harus bermain lebih baik, dengan intensitas lebih tinggi. Tidak mudah melakukannya, tetapi itulah yang dituntut dari Real Madrid," kata Arbeloa.
Dalam laga itu, Madrid hanya mampu mencetak satu gol melalui Vinicius Junior pada menit ke-73. Sementara dua gol Osasuna dicetak Ante Budimir menit ke-38 dan Raul Garcia menit ke-90.
Kekalahan tersebut membuat Kylian Mbappe dan rekan-rekannya gagal memperlebar jarak di puncak klasemen sementara Liga Spanyol. Saat ini, klub ibu kota Spanyol itu mengoleksi 60 poin dari 25 pertandingan.
Baca Juga: Peluang Emas Timnas Indonesia Tambah Amunisi, 2 Pemain Keturunan Diundangan Trial di Liga Spanyol
Di sisi lain, Osasuna naik ke posisi sembilan dengan raihan 33 poin dari 25 laga. Mereka juga tengah berada dalam tren positif karena tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di Liga Spanyol dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang.
(Antara)
Berita Terkait
-
Peluang Emas Timnas Indonesia Tambah Amunisi, 2 Pemain Keturunan Diundangan Trial di Liga Spanyol
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?