- Real Madrid kalah 1-2 dari Osasuna di Stadion El Sadar pada Sabtu (21/2/2026), mengakhiri tren tak terkalahkan.
- Pelatih Alvaro Arbeloa mengkritik keputusan wasit dan performa tim yang dianggap kurang intensitas pada babak pertama.
- Kekalahan ini mengancam posisi puncak klasemen La Liga dan Real Madrid harus segera bangkit untuk laga Eropa.
Suara.com - Kekalahan pahit dialami Real Madrid saat bertandang ke markas Osasuna di Stadion El Sadar, Sabtu (21/2/2026) waktu setempat.
Los Blancos takluk 1-2 dalam lanjutan La Liga, sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan mereka sejak awal Desember.
Hasil ini membuat posisi Real Madrid di puncak klasemen terancam. Mereka berpotensi tergusur jika Barcelona mampu meraih kemenangan saat menjamu Levante.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tak menutup kekecewaannya usai laga. Ia menilai ada beberapa keputusan wasit yang merugikan timnya, terutama dalam proses gol Osasuna.
“Dari yang sedikit saya lihat, mungkin ada pelanggaran sebelum terjadinya gol. Ada juga dua keputusan offside yang sangat tipis melawan kami,” ujar Arbeloa seperti dikutip dari Diario AS.
Meski demikian, mantan bek timnas Spanyol itu tetap mengakui performa timnya jauh dari kata ideal, khususnya di babak pertama.
“Kami tidak memainkan pertandingan yang bagus. Kami harus bermain dengan intensitas lebih tinggi. Tidak mudah bermain dari tengah pekan ke akhir pekan, tetapi inilah tuntutan di Real Madrid,” tegasnya.
Secara taktik, Arbeloa menyoroti lambatnya sirkulasi bola saat menghadapi pertahanan rapat Osasuna. Menurutnya, dominasi penguasaan bola tidak cukup tanpa kecepatan dan variasi serangan.
“Di babak pertama kami mengontrol permainan, tetapi kurang cepat. Melawan low block, Anda harus menggerakkan bola lebih cepat. Kami perlu eksploitasi di kedua sisi,” jelasnya.
Baca Juga: Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
Ia juga mengakui timnya terlalu sering membangun serangan dari sisi kiri, yang membuat permainan mudah dibaca lawan.
“Kami banyak memutar bola di sisi kiri, itu normal, tapi dengan begitu kami jadi mudah dipertahankan,” tambah Arbeloa.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Arbeloa di La Liga sejak mengambil alih kursi pelatih bulan lalu. Meski demikian, ia meminta timnya segera bangkit karena laga penting sudah menanti di kompetisi Eropa.
Real Madrid dijadwalkan menghadapi Benfica pada tengah pekan dalam lanjutan UEFA Champions League. Laga tersebut krusial untuk memastikan langkah Los Blancos ke fase berikutnya.
“Saya harap kekalahan ini tidak berarti apa-apa, karena dalam empat hari kami kembali mempertaruhkan segalanya. Sebuah tim menunjukkan kekuatannya saat menghadapi kesulitan,” kata Arbeloa.
Berita Terkait
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik
-
Klasemen Liga Spanyol Terbaru Usai Real Madrid Terpeleset di Markas Osasuna: Barcelona Menguntit
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik