- Winger Benfica, Gianluca Prestianni, dijatuhi sanksi satu pertandingan sementara oleh UEFA terkait dugaan rasisme terhadap Vinícius Junior.
- Insiden terjadi saat leg pertama di Lisbon; pertandingan sempat terhenti saat protokol anti-rasisme UEFA diaktifkan oleh wasit.
- Benfica berencana banding atas keputusan tersebut, namun Prestianni kemungkinan besar tetap absen pada leg kedua di Santiago Bernabéu.
Suara.com - Winger muda Benfica, Gianluca Prestianni, resmi dijatuhi sanksi larangan satu pertandingan oleh UEFA menyusul dugaan tindakan rasis terhadap Vinícius Junior.
Akibat hukuman sementara tersebut, Prestianni dipastikan absen pada leg kedua di Stadion Santiago Bernabéu, Rabu malam waktu setempat.
UEFA menjatuhkan hukuman satu laga sebagai langkah provisional sembari proses investigasi terus berjalan.
Jika terbukti bersalah, pemain asal Argentina berusia 20 tahun itu terancam sanksi lebih berat hingga 10 pertandingan.
Insiden terjadi pada leg pertama di Estadio da Luz, Lisbon. Vinícius melaporkan kepada wasit François Letexier bahwa dirinya menjadi korban pelecehan rasial.
Pertandingan sempat dihentikan sekitar 10 menit setelah wasit mengaktifkan protokol anti-rasisme UEFA.
Penyerang Madrid itu mengaku mendapat ucapan bernada rasis. Rekan setimnya, Kylian Mbappé, bahkan menyebut mendengar Prestianni melontarkan kata monyet sebanyak lima kali.
Benfica langsung merespons dengan menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Namun, klub Portugal itu mengakui kecil kemungkinan hukuman bisa dibatalkan tepat waktu sehingga Prestianni tetap absen di leg kedua.
Baca Juga: Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Pelatih Benfica, José Mourinho, menyebut dirinya menerima dua versi berbeda dari kedua pemain.
Sementara itu, pihak Benfica menilai sang pemain menjadi korban kampanye pencemaran nama baik.
Klub juga merilis video di media sosial yang diklaim menunjukkan posisi pemain Madrid tidak memungkinkan mendengar secara jelas ucapan yang dituduhkan.
Di sisi lain, Real Madrid menyatakan telah mengumpulkan seluruh bukti yang tersedia dan menyerahkannya kepada UEFA.
Sementara itu, Aurélien Tchouaméni, mengungkap bahwa Prestianni membela diri dengan mengklaim tidak mengucapkan kata rasis, melainkan kata bernada homofobik.
Namun pernyataan tersebut dibantah oleh agen sang pemain, Gastón Fernández, yang menyebut laporan media tidak benar.
UEFA belum mengonfirmasi detail isi penyelidikan. Yang jelas, penggunaan ujaran diskriminatif dalam bentuk apa pun tetap berpotensi berujung hukuman tegas.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Gagal Juara Usai Kalah Head to Head dengan Persib, Kiper Borneo FC Tetap Bangga
-
Keajaiban Como 1907: Tim Berisi Remaja yang Dibawa Fabregas ke Liga Champions
-
Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
-
Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool
-
Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera
-
Egy Maulana Vikri Kecewa Dengan Penampilannya Musim Ini, Kenapa?
-
Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026
-
11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Antusiasme Dukungan Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala