Bola / Bola Indonesia
Selasa, 24 Februari 2026 | 10:03 WIB
Mauricio Souza (Persija Jakarta)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta menargetkan kemenangan di markas Malut United untuk menjaga peluang juara liga.

  • Pelatih Mauricio Souza fokus pada pemulihan fisik pemain akibat jadwal padat dan perjalanan.

  • Persija tetap mengusung gaya permainan agresif meski menghadapi rekor kandang kuat Malut United.

Suara.com - Macan Kemayoran Persija Jakarta kini tengah mengalihkan fokus sepenuhnya untuk mencuri poin dari markas angker Malut United.

Pertarungan sengit antara tuan rumah berjuluk Naga Gamalama melawan Persija Jakarta segera tersaji di Maluku Utara.

Stadion Gelora Kie Raha Ternate akan menjadi saksi bisu bentrokan pekan ke-23 kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Laga panas ini dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa tanggal 24 Februari dengan sepak mula malam hari.

Tim tamu membawa misi besar untuk mematahkan dominasi tuan rumah yang dikenal sangat perkasa saat bermain kandang.

Misi Berat Persija di Ternate

Sejauh musim ini berjalan Malut United memang memiliki catatan statistik yang sangat mengesankan di hadapan pendukungnya.

Kekuatan mereka terbukti saat berhasil menumbangkan tim raksasa seperti Persib Bandung dengan skor meyakinkan dua kosong.

Tidak hanya Maung Bandung saja yang tumbang namun Borneo FC Samarinda juga harus menyerah kalah tiga dua.

Baca Juga: Malut United Incar 3 Poin di Ternate, Hendri Susilo Siapkan Kejutan Hadapi Persija Jakarta

Catatan impresif tersebut menjadi alarm waspada bagi lini pertahanan skuad asuhan pelatih asal Brasil Mauricio Souza.

Ambisi untuk meraih gelar juara menjadi motivasi tambahan bagi Persija untuk memberikan kekalahan perdana bagi tuan rumah.

Analisis Taktis Mauricio Souza

Pelatih kepala Persija Jakarta mengakui bahwa menghadapi Naga Gamalama di markasnya merupakan tantangan yang sangat besar.

Kedua kesebelasan saat ini sedang bersaing ketat di papan atas demi memperebutkan trofi bergengsi musim ini.

Meskipun menyadari kekuatan lawan sang juru taktik tetap menegaskan target tiga poin sebagai harga mati timnya.

"Aku selalu bilang setiap pertandingan punya ceritanya sendiri," ungkap Mauricio Souza saat memberikan keterangan kepada media.

"Apa yang terjadi di masa lalu tetap di masa lalu," tambah pelatih yang dikenal dengan taktik menyerangnya itu.

Membangun Narasi Kemenangan Baru

Pihak manajemen dan staf kepelatihan Persija berharap para pemain bisa melupakan statistik pertemuan di masa sebelumnya.

Fokus utama mereka saat ini adalah menciptakan hasil positif yang baru pada pertandingan penting di hari esok.

Souza menilai Malut United merupakan lawan yang memiliki kedalaman skuad berkualitas serta kemampuan teknis yang sangat mumpuni.

"Besok kami harus membangun cerita positif untuk kami," tegas sang pelatih untuk memotivasi seluruh jajaran pemainnya.

"Mereka tim yang berbeda, tim yang sangat berkualitas dan teknis," jelasnya mengenai analisis terhadap gaya bermain lawan.

Respek Tinggi untuk Lawan

Persija tetap menaruh rasa hormat yang mendalam kepada pencapaian luar biasa yang sudah diraih oleh Malut United.

Kedatangan mereka ke Maluku Utara murni untuk menjalankan tugas profesional demi mencapai target posisi di klasemen.

Souza memprediksi bahwa pertandingan ini akan berjalan dengan tempo tinggi dan menyuguhkan tontonan sepak bola menarik.

"Kami juga demikian. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan besar," ujar Souza dengan nada penuh rasa percaya diri.

"Kami sangat menghormati tim lawan dan datang ke sini untuk mencapai target kami di kompetisi," lanjutnya lagi.

Kendala Persiapan yang Minim

Masalah utama yang dihadapi oleh tim ibu kota saat ini adalah sempitnya waktu untuk melakukan pemulihan fisik.

Jeda waktu yang hanya empat hari membuat tim pelatih harus bekerja ekstra keras menyusun program latihan efisien.

Perjalanan udara yang sangat panjang menuju Ternate juga diakui cukup menguras stamina para pemain Macan Kemayoran.

Kondisi fisik yang prima menjadi kunci utama jika Persija ingin tampil menekan sepanjang sembilan puluh menit pertandingan.

Souza harus memutar otak agar komposisi pemain yang diturunkan nanti benar-benar berada dalam level kebugaran terbaik.

Kesiapan Mental Penggawa Persija

Meskipun waktu persiapan dianggap tidak ideal namun semangat para pemain dilaporkan sedang dalam kondisi yang sangat membara.

Kerja sama tim yang sudah terbangun sejak lama menjadi modal berharga bagi Persija untuk menghadapi situasi sulit.

Instruksi taktis telah diberikan secara mendalam agar setiap pemain memahami peran mereka masing-masing di dalam lapangan hijau.

"Kami sudah bersiap dan waktunya memang sudah dekat untuk pertandingan ini," kata Souza menanggapi mepetnya jadwal laga.

"Kami tidak punya banyak waktu untuk persiapan, tetapi saya sudah sampaikan kepada pemain bahwa kami sudah lama bersama, jadi tidak butuh waktu lama untuk persiapan," imbuhnya.

Fokus Pemulihan Fisik Pemain

Staf medis dan tim pelatih sepakat untuk mengutamakan sesi istirahat dibandingkan dengan porsi latihan berat di lapangan.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan risiko cedera akibat kelelahan pasca menempuh penerbangan lintas pulau yang sangat lama.

Manajemen tim ingin memastikan bahwa energi para pemain tersimpan penuh saat peluit tanda pertandingan dimulai dibunyikan oleh wasit.

"Kami sudah termotivasi dan siap menampilkan pertandingan yang bagus," tutur sang pelatih dengan penuh semangat juang tinggi.

"Kami percaya 100 persen kepada pemain," tegas Souza mengenai keyakinannya terhadap kemampuan anak-anak asuhannya tersebut.

Adaptasi dengan Kondisi Lapangan

Agenda latihan resmi yang seharusnya digelar di stadion terpaksa mengalami perubahan karena faktor kelelahan fisik yang melanda tim.

Prioritas utama saat ini adalah mengembalikan kesegaran tubuh agar strategi yang sudah disusun dapat berjalan dengan maksimal.

Souza membatalkan beberapa sesi latihan teknis demi memberikan waktu tidur yang lebih berkualitas bagi seluruh anggota skuadnya.

"Jadwal yang cukup padat dan penerbangan yang cukup panjang membuat kami harus memutar otak," papar pelatih asal Negeri Samba itu.

"Saat ini fokus kami pemulihan makanya kami memilih beristirahat karena perjalanan panjang," urainya mengenai alasan pembatalan latihan resmi.

Memori Hasil Imbang Putaran Pertama

Jika menilik ke belakang pertemuan pertama kedua tim di Jakarta International Stadium berakhir tanpa adanya pemenang mutlak.

Skor imbang satu sama menjadi hasil akhir yang cukup mengecewakan bagi Persija saat bertindak sebagai tuan rumah dahulu.

Yance Sayuri sempat mencuri perhatian publik dengan gol jarak jauhnya yang sangat indah ke gawang Macan Kemayoran.

Persija baru bisa membalas lewat gol yang dicetak oleh Maxwell untuk menyelamatkan wajah tim di hadapan para pendukung.

Pengalaman pahit tersebut menjadi pelajaran berharga agar kesalahan serupa tidak kembali terulang pada laga krusial di Ternate.

Mempertahankan Karakter Permainan Tim

Persija Jakarta berjanji tidak akan mengubah gaya bermain mereka yang agresif meskipun harus tampil di bawah tekanan suporter.

Identitas permainan menyerang sudah menjadi bagian dari DNA klub yang tidak bisa ditinggalkan dalam kondisi apa pun juga.

Laga ini sangat menentukan langkah mereka untuk tetap berada di jalur persaingan perebutan gelar juara liga musim ini.

"Kami sebenarnya ingin latihan resmi hari ini, tetapi kondisi tidak memungkinkan," ucap Souza mengenai situasi terkini timnya.

"Mereka adalah tim yang sangat kuat, terutama saat bermain di kandang," akuinya terhadap keunggulan tim tuan rumah Malut United.

Tekad Mengamankan Poin Penuh

Kemenangan menjadi hal yang wajib diraih mengingat persaingan di papan atas klasemen saat ini sudah semakin memanas.

Kehilangan poin sedikit saja bisa membuat posisi mereka tergeser oleh pesaing lain yang juga mengincar posisi puncak.

Seluruh pemain telah bertekad untuk tampil habis-habisan guna membawa pulang tiga poin ke Jakarta sebagai oleh-oleh bagi suporter.

"Kami menyadari itu, tetapi kami siap menampilkan permainan besar," kata Souza menutup pembicaraan dengan penuh rasa optimisme.

"Kami tidak akan berhenti bermain dengan gaya kami itu adalah DNA tim kami," pungkasnya sekaligus mengakhiri sesi wawancara.

Load More