- Media Vietnam BTV meragukan peluang juara Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 meski diperkuat banyak pemain naturalisasi asal Eropa.
- Vietnam diklaim lebih matang secara organisasi tim di bawah asuhan Kim Sang-sik dan menganggap kemenangan Indonesia di masa lalu sudah tidak relevan.
- Jadwal turnamen yang di luar kalender FIFA menjadi kendala utama bagi John Herdman untuk memanggil pemain diaspora yang merumput di klub-klub Eropa.
Suara.com - Psywar jelang perhelatan Piala AFF 2026 mulai memanas setelah salah satu media ternama asal Vietnam melontarkan kritik tajam kepada Timnas Indonesia.
Meski Skuad Garuda saat ini gencar memperkuat lini belakang hingga depan dengan deretan pemain naturalisasi berlabel Eropa, peluang untuk menjadi juara tetap diragukan.
Media Vietnam, BTV, secara blak-blakan menilai bahwa Timnas Indonesia belum tentu sanggup meraih gelar juara ASEAN Cup 2026 mendatang.
Penilaian tersebut didasari pada anggapan bahwa kehadiran pemain diaspora dari liga-liga di Belanda, Belgia, hingga Italia bukan merupakan jaminan dominasi mutlak di Asia Tenggara.
BTV dalam laporannya mengeklaim bahwa Timnas Vietnam saat ini berada pada level yang jauh lebih stabil dan matang secara organisasi tim dibandingkan Indonesia.
Mereka berpendapat bahwa rentetan kekalahan yang diderita Vietnam dari Indonesia pada medio 2023 hingga awal 2024 sudah tidak lagi relevan sebagai tolok ukur kekuatan terkini.
Kehadiran juru taktik Kim Sang-sik dianggap telah berhasil mengembalikan identitas permainan yang solid bagi skuad berjuluk The Golden Star Warriors tersebut.
Struktur tim Vietnam disebut semakin rapi dengan kedalaman skuad yang dinilai merata pada setiap lini permainannya.
Strategi anyar yang diterapkan Kim Sang-sik dipercaya bakal mampu meredam agresivitas serangan Indonesia jika kedua tim kembali dipertemukan di lapangan hijau.
Baca Juga: Jadwal FIFA Series Resmi Dirilis, PSSI Soroti 2 Hal
Narasi yang dibangun media tersebut menekankan bahwa sepak bola modern lebih mementingkan kekompakan tim daripada sekadar mengandalkan deretan nama besar pemain.
Salah satu faktor teknis yang disoroti adalah jadwal pelaksanaan Piala AFF 2026 yang tidak bertepatan dengan kalender resmi atau jeda internasional FIFA.
Kondisi ini memunculkan keraguan besar mengenai kesediaan klub-klub di Eropa untuk melepas para pemain andalan Timnas Indonesia untuk berlaga di tingkat regional.
Tanpa kehadiran para pemain yang merumput di Benua Biru tersebut, kekuatan Skuad Garuda diprediksi akan mengalami penurunan kualitas secara signifikan.
Situasi ini menjadi tantangan berat bagi pelatih baru Indonesia, John Herdman, yang dituntut harus bisa menyatukan talenta lokal dan diaspora dalam durasi yang sangat singkat.
Rekam jejak sejarah yang mencatat Indonesia kerap menjadi runner-up menambah beban psikologis tersendiri bagi armada Merah Putih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
John Herdman Mulai Racik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Thom Haye dan Klok Sudah Gabung TC
-
Tidak Terpilihnya Dean Huijsen di Timnas Spanyol Menuai Tanda Tanya
-
FIFA Rilis Markas 48 Peserta Piala Dunia 2026: Inggris dan Argentina Pilih Kansas, Iran di Tijuana
-
Hidemasa Morita Tinggalkan Sporting CP, Dilirik Klub Premier League
-
Mauricio Souza Pergi, 3 Bintang Persija Tulis Pesan Emosional
-
Kabar Duka, Mantan Pemain Southampton Meninggal Dunia di Usia 21 Tahun
-
Pelatih Klub MLS Terang-terangan Ingin Boyong Robert Lewandowski
-
Son Heung-min Pamit di Piala Dunia 2026, Beban Berat Cetak Sejarah Buat Korea Selatan
-
Arsenal Serius Ingin Boyong Morgan Rogers dari Aston Villa
-
Tottenham Hotspur Selidiki Penyebab Badai Cedera pada Musim 2025/2026