- Mantan legenda Chelsea, Carlo Cudicini, menghadapi sengketa hukum terkait properti mewah London senilai tiga juta poundsterling.
- Pemilik properti menuntut pengadilan melarang penggunaan teras yang dibuat Cudicini tanpa izin, padahal ia mengklaim telah sesuai izin 2006.
- Gugatan ini diduga merupakan balasan atas keluhan Cudicini mengenai pemasangan unit pendingin udara di dekat jendela utama rumahnya.
Suara.com - Legenda Chelsea, Carlo Cudicini, tengah menghadapi sengketa hukum terkait properti mewah miliknya di London.
Mantan kiper The Blues itu dilaporkan berseteru dengan pemilik rumahnya setelah dilarang menggunakan teras matahari di kediaman senilai 3 juta poundsterling atau sekitar Rp60 miliar.
Cudicini kini harus menghadapi gugatan di pengadilan atas dugaan pelanggaran sewa.
Permasalahan bermula ketika Cudicini disebut mengubah bagian atap datar di belakang rumahnya menjadi teras kecil berukuran kurang dari dua meter.
Pihak pemegang freehold, Haya Property, menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran perjanjian sewa.
Mereka bahkan menuntut perintah pengadilan (injunction), kompensasi hingga 25.000 poundsterling, serta pelarangan penggunaan teras tersebut.
Padahal, menurut kuasa hukum Cudicini, renovasi itu telah sesuai dengan izin perencanaan yang diberikan City of Westminster sejak 2006, saat sang mantan penjaga gawang membeli rumah tersebut.
Pengacara Cudicini, Mark Warwick KC, menegaskan bahwa kliennya membeli rumah tersebut dengan hak penggunaan teras yang sah. Renovasi dilakukan secara terbuka pada 2007–2008 dan diketahui pemilik sebelumnya.
“Sejak saat itu, teras digunakan secara terbuka sebagai bagian dari rumah,” ujar Warwick dilansir dari The Sun.
Baca Juga: Jay Idzes Lapar Kemenangan Bersama Sassuolo
Menariknya, kubu Cudicini menilai gugatan ini merupakan respons berlebihan atas keluhan sang legenda terhadap pemasangan tiga unit pendingin udara yang ditempatkan dekat jendela kamar utamanya.
Keluhan tersebut dilayangkan kepada otoritas Westminster, yang kemudian memicu ketegangan antara kedua pihak.
Carlo Cudicini, 52 tahun, memperkuat Chelsea pada 1999–2009 dan mencatatkan 216 penampilan. Ia membeli rumah tersebut pada puncak kariernya pada 2006.
Lokasinya pun tak jauh dari Stamford Bridge, markas Chelsea, tempat ia kini bekerja sebagai head of talent klub.
Properti tersebut berdiri di atas kontrak sewa 999 tahun dengan ketentuan simbolis “satu mawar merah per tahun jika diminta”.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Jay Idzes Lapar Kemenangan Bersama Sassuolo
-
Ngeri! Suporter Napoli Nyaris Tewas Ditikam Istri Gara-Gara Frustasi ke VAR, Kok Bisa?
-
Penalti Bernardeschi Bawa Bologna Bungkam Udinese, Posisi Klasemen Langsung Melejit
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Klasemen Liga Italia Terbaru Usai Inter Milan Gilas Lecce: Nerazzurri Makin Kokoh di Puncak
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru