Bola / Bola Dunia
Rabu, 25 Februari 2026 | 06:55 WIB
Inter Milan saat mengalahkan Como. (Dok. Inter)
Baca 10 detik
  • Inter Milan tersingkir dari Liga Champions setelah kalah agregat 2-5 dari Bodo/Glimt.

  • Kekalahan 1-2 di kandang sendiri menghentikan langkah Nerazzurri ke babak 16 besar.

  • Bodo/Glimt tampil efektif melalui gol Jens Petter Hauge dan voli indah Hakon Evjen.

Suara.com - Stadion Giuseppe Meazza menjadi saksi bisu runtuhnya ambisi besar Inter Milan di panggung Liga Champions.

Langkah tim asuhan Simone Inzaghi ini harus terhenti secara prematur pada musim kompetisi 2025/2026.

Kekalahan tipis 1-2 pada pertemuan kedua di kandang sendiri memastikan kegagalan total skuat Nerazzurri.

Secara keseluruhan, Inter Milan menyerah dengan agregat gol yang cukup mencolok yakni 2-5 dari lawan.

Klub asal Norwegia, Bodo/Glimt, justru tampil sebagai pihak yang merayakan kesuksesan menuju babak 16 besar.

Sejak peluit pertama dibunyikan, tuan rumah sebenarnya mengambil inisiatif serangan demi mengejar defisit tiga gol.

Inter Milan langsung mengurung pertahanan lawan guna mencari celah untuk mencetak skor cepat di awal laga.

Peluang emas pertama didapatkan oleh Pio Esposito melalui sundulan terarah pada menit kesembilan pertandingan berlangsung.

Tidak lama kemudian, Federico Dimarco mencoba peruntungannya lewat sebuah skema serangan balik yang sangat cepat.

Baca Juga: Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena barisan pertahanan lawan tampil sangat disiplin dan rapat.

Keberhasilan Bodo/Glimt menjaga gawangnya tidak lepas dari performa luar biasa yang ditunjukkan oleh Nikita Haikin.

Kiper tangguh tersebut berkali-kali melakukan penyelamatan krusial yang membuat barisan depan Inter Milan merasa sangat frustrasi.

Alessandro Bastoni sempat memberikan ancaman serius melalui bola-bola udara yang menjadi keahlian utamanya di kotak penalti.

Gelandang dinamis Davide Frattesi juga hampir mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan yang sangat tajam.

Sayangnya, semua usaha tersebut mentah di tangan Haikin yang tampil sangat sigap sepanjang babak pertama ini.

Load More