- Federico Dimarco menekankan Inter harus mencetak gol cepat di kandang melawan Bodo/Glimt karena tertinggal agregat 1-3.
- Inter Milan wajib menang minimal tiga gol di San Siro pada 25 Februari untuk lolos play-off Liga Champions.
- Dimarco mewaspadai transisi cepat Bodo/Glimt yang terbukti mampu mengalahkan tim kuat seperti Manchester City dan Atletico Madrid.
Suara.com - Bek kiri Inter Milan, Federico Dimarco, menegaskan pentingnya mencetak gol cepat saat menghadapi Bodo/Glimt pada leg kedua play-off 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026 di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (25/2) dini hari WIB.
Inter berada dalam posisi tertinggal agregat 1-3 setelah kalah di Norwegia pada leg pertama. Situasi itu membuat Nerazzurri wajib menang dengan selisih minimal tiga gol untuk memastikan lolos.
“Kami harus fokus untuk mencetak gol terlebih dahulu, lalu melihat bagaimana jalannya pertandingan. Karena kami tertinggal dua gol, tujuan kami adalah bangkit secepat mungkin,” ujar Dimarco.
Meski berambisi tampil menyerang sejak awal, pemain timnas Italia itu mengingatkan rekan-rekannya agar tetap waspada terhadap ancaman serangan balik lawan. Menurutnya, Bodo/Glimt memiliki pola transisi cepat yang terbukti efektif sepanjang musim ini.
Dimarco menilai kualitas tim asal Norwegia tersebut tak bisa dipandang sebelah mata. Ia mencontohkan kemenangan 3-1 atas Manchester City di kandang serta kemenangan 2-1 di markas Atletico Madrid sebagai bukti kekuatan mereka.
Selain itu, Bodo/Glimt juga sempat menahan imbang Borussia Dortmund dan Tottenham Hotspur dengan skor 2-2.
“Mereka tim yang berkualitas dan sangat terorganisir. Tidak mungkin Anda menang secara kebetulan melawan tim seperti City dan Atletico,” kata Dimarco.
Secara individu, musim ini menjadi salah satu periode terbaik Dimarco bersama Inter. Di kompetisi domestik, ia telah mencetak lima gol dan menyumbang 15 assist, membantu timnya memimpin klasemen Liga Italia dengan keunggulan 10 poin atas AC Milan.
Sementara di Liga Champions, ia turut menyumbang satu gol saat Inter menaklukkan Dortmund 2-0 di Signal Iduna Park.
Baca Juga: Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
Kini, Inter dan Dimarco mengusung misi besar di San Siro: bangkit, mencetak gol cepat, dan menjaga asa melaju ke babak berikutnya.
(Antara)
Berita Terkait
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Jelang Hidup Mati Lawan Galatasaray, Juventus Berada di Titik Terendah 15 Tahun
-
Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions
-
Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan