- Juventus tertinggal agregat 2-5 dari Galatasaray menjelang leg kedua play-off Liga Champions di Turin.
- Cesare Prandelli optimistis Juventus dapat membalikkan keadaan melalui potensi kejutan dalam sepak bola.
- Prandelli menilai pelatih Luciano Spalletti adalah sosok kunci utama yang dapat mengembalikan karakter tim.
Suara.com - Optimisme besar datang jelang laga hidup-mati Juventus kontra Galatasaray pada leg kedua play-off fase gugur UEFA Champions League 2025/2026.
Mantan pelatih Timnas Italia, Cesare Prandelli, percaya Si Nyonya Tua masih punya peluang membalikkan keadaan meski tertinggal agregat 2-5 dari wakil Turki tersebut.
Juventus menderita kekalahan telak 2-5 pada leg pertama di Istanbul pekan lalu.
Artinya, pasukan asuhan Luciano Spalletti wajib menang dengan selisih tiga gol untuk memperpanjang napas, atau empat gol tanpa balas demi lolos langsung ke babak 16 besar.
Misi tersebut jelas tidak mudah. Galatasaray tampil tajam di kandang, bahkan mampu mencetak tiga gol hanya dalam 45 menit pertama pada pertemuan sebelumnya.
Namun Prandelli melihat sepak bola selalu menyimpan kejutan.
“Mencetak tiga atau empat gol tanpa kebobolan melawan Osimhen dan rekan-rekannya memang sulit. Tapi setelah leg pertama di Istanbul, siapa yang membayangkan Galatasaray bisa mencetak tiga gol dalam 45 menit ke gawang Juventus? Tim Spalletti bisa melakukannya, kenapa tidak?” ujar Prandelli kepada La Gazzetta dello Sport.
Menurut Prandelli, gol cepat akan menjadi pembeda besar dalam duel di Turin nanti.
“Jika mereka mencetak gol dalam 20 menit pertama, aspek psikologis akan berubah,” tegasnya.
Baca Juga: Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
Ia juga menegaskan bahwa sosok kunci Juventus bukanlah pemain tertentu, melainkan sang pelatih sendiri.
Ketika ditanya siapa yang bisa menjadi “Cristiano Ronaldo baru” seperti saat comeback dramatis melawan Atletico Madrid pada 2018/2019, Prandelli menjawab tegas: Spalletti.
“Spalletti. Dia memang tidak turun ke lapangan, tetapi dialah yang punya pengalaman dan karisma terbesar. Saya tidak berharap ide-ide baru yang aneh. Saya rasa dia akan mengandalkan pemain paling bisa dipercaya,” katanya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Jelang Hidup Mati Lawan Galatasaray, Juventus Berada di Titik Terendah 15 Tahun
-
Perobek Gawang Juventus, Mergim Vojvoda: Saya Percaya Allah SWT, Anti Takhayul
-
Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions
-
Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan