Bola / Bola Indonesia
Rabu, 25 Februari 2026 | 12:05 WIB
Laurin Ulrich (kolase Suara.com)
Baca 10 detik
  • Laurin Ulrich gelandang FC Magdeburg berdarah Surabaya diminati untuk memperkuat Timnas Indonesia 2026.

  • Pemain muda eks VfB Stuttgart ini telah mencatat lebih dari 1.700 menit bermain musim ini.

  • Ulrich menyatakan belum menutup pintu sepenuhnya untuk bergabung dengan skuad Garuda di masa depan.

Suara.com - Nama Laurin Ulrich mendadak menjadi perbincangan hangat. Sosok gelandang berbakat yang berkarier di tanah Jerman ini dikabarkan memiliki keterikatan darah dengan Timnas Indonesia.

Darah Indonesia tersebut mengalir dari garis keturunan keluarganya yang berasal dari Kota Surabaya Jawa Timur.

Penampilan impresifnya di kompetisi kasta kedua Jerman bersama klub FC Magdeburg menjadi alasan utama ketertarikan publik.

Pemain keturunan Indonesia ini dianggap sebagai aset jangka panjang yang sangat potensial bagi proyek naturalisasi skuad Garuda.

Perjalanan karier sepak bola Laurin Ulrich sejatinya berawal dari akademi bergengsi milik klub VfB Stuttgart.

Ketatnya persaingan di level utama Bundesliga memaksa sang pemain untuk mencari pengalaman melalui skema peminjaman.

Setelah sempat kesulitan mendapatkan menit bermain di klub SSV Ulm 1846 ia memutuskan pindah ke Magdeburg.

Keputusan berpindah klub pada musim 2025/2026 ternyata menjadi titik balik kesuksesan karier profesionalnya di lapangan hijau.

Sejak saat itu ia mulai mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih untuk mengawal lini tengah tim.

Baca Juga: Kurniawan Dwi Yulianto Pimpin Seleksi Perdana 42 Pemain Timnas Indonesia U-17

Hingga memasuki Februari 2026 Ulrich tercatat telah terlibat dalam total 20 hingga 21 pertandingan kompetitif.

Totalitasnya di lapangan dibuktikan dengan durasi bermain yang kini telah melampaui angka 1.700 menit reguler.

Meski catatan golnya masih nihil kontribusi nyata sang pemain terlihat jelas melalui tiga umpan berbuah gol.

Laman statistik sepak bola ternama FotMob memberikan nilai performa rata-rata yang stabil pada angka 7,05.

Angka tersebut menjadi bukti bahwa ia adalah tipikal pemain tengah yang konsisten menjaga ritme permainan.

Gaya bermain Ulrich sangat identik dengan sosok pengatur serangan yang memiliki visi bermain sangat luas.

Kemampuannya dalam membaca arah bola dan mengatur tempo serangan menjadi senjata utama di atas lapangan.

Selain lihai sebagai motor serangan ia juga memiliki kemampuan bermain sebagai penyerang sayap di sisi kiri.

Fleksibilitas posisi ini sangat cocok dengan pola taktik sepak bola modern yang sangat dinamis dan cair.

Mentalitasnya pun teruji karena ia pernah dipercaya mengemban ban kapten saat membela tim nasional kelompok umur.

Ketertarikan pihak federasi sepak bola Indonesia terhadap dirinya sebenarnya sudah mulai terendus sejak awal tahun 2025.

Namun pada periode tersebut ia memilih untuk tetap konsentrasi penuh mengejar mimpinya bersama tim nasional Jerman.

“Saya tahu ada permintaan, tapi saya kini bermain untuk Jerman. Saya menilai itu penting bagi saya,” ujar Laurin.

Pernyataan tersebut ia sampaikan secara terbuka saat berbicara dalam sebuah sesi wawancara di Podcast FC Magdeburg.

Kendati demikian sang pemain memberikan sinyal positif bahwa peluang berpindah kewarganegaraan masih tetap ada di masa depan.

Kalimat tersebut seolah memberikan angin segar bagi jajaran pelatih Timnas Indonesia yang kini dipimpin John Herdman.

Kehadiran Ulrich diprediksi akan memberikan variasi baru dalam strategi serangan tim nasional yang kini kian kompetitif.

Banyak pihak menilai ia adalah kandidat paling tepat untuk menjadi penerus jangka panjang sosok senior Thom Haye.

Pengalaman bermain di kompetisi Jerman yang sangat ketat diyakini telah menempa mental bertanding dan kekuatan fisiknya.

Persaingan memperebutkan posisi utama di lini tengah Indonesia tentu akan semakin menarik dengan kehadiran talenta Eropa.

Standar kualitas tim nasional akan ikut terangkat seiring dengan banyaknya pemain yang berkompetisi di liga top dunia.

Ulrich saat ini berada dalam posisi krusial untuk menentukan arah karier internasionalnya di masa yang akan datang.

Load More