- PSSI telah mendekati Laurin Ulrich sejak awal 2025, namun sang pemain prioritasnya adalah menembus Timnas Jerman.
- Laurin Ulrich, gelandang keturunan Surabaya, memiliki rekam jejak bagus di kelompok umur Timnas Jerman bahkan pernah jadi kapten.
- Meskipun fokus di Jerman, Ulrich menyatakan tidak menutup kemungkinan untuk membela Timnas Indonesia di masa mendatang.
Suara.com - Di tengah proyek regenerasi Skuad Garuda yang tengah dibangun oleh pelatih John Herdman, nama gelandang muda potensial, Laurin Ulrich muncul sebagai salah satu target ideal.
Namun, harapan para penggemar sepak bola tanah air untuk segera melihatnya berseragam Merah Putih tampaknya harus tertunda.
Meskipun memiliki darah keturunan dari Surabaya dan telah didekati oleh PSSI, pemain berusia 21 tahun ini secara terbuka mengaku bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menembus Timnas Jerman.
Ambisinya ini sangat beralasan, mengingat ia memiliki rekam jejak mentereng di tim kelompok umur Die Mannschaft, bahkan pernah dipercaya menyandang ban kapten.
Pihak PSSI sendiri diketahui sudah melakukan pendekatan sejak awal tahun 2025 lalu. Namun, saat itu Ulrich memberikan jawaban yang tegas mengenai fokusnya.
"Saya tahu ada permintaan (untuk membela Timnas Indonesia), tapi saya kini bermain untuk Jerman. Saya menilai itu penting bagi saya," ujar Laurin, dikutip dari Podcast FC Magdeburg.
Fokusnya untuk timnas Jerman saat ini didukung oleh performa individunya yang tengah meroket.
Berstatus sebagai pemain pinjaman dari VfB Stuttgart, Ulrich justru menemukan titik balik kariernya bersama FC Magdeburg di kompetisi kasta kedua Liga Jerman.
Hingga pertengahan Februari 2026, ia telah menjadi pilar tak tergantikan dengan mencatatkan lebih dari 20 penampilan dan mengoleksi lebih dari 1.700 menit bermain.
Baca Juga: Dulu Bintang Kini Terbuang, Nasib 4 Eks Timnas Indonesia Usai Karier Menukik Tajam
Catatan ini sangat kontras dengan masa peminjaman sebelumnya di SSV Ulm 1846 yang hanya memberinya lima penampilan.
Bersama Magdeburg, ia tak hanya matang dalam mengatur tempo permainan, tetapi juga produktif dengan sumbangan tiga assist dan meraih rating rata-rata impresif 7,05.
Meski begitu, pintu untuk Timnas Indonesia ternyata belum sepenuhnya tertutup.
Di akhir pernyataannya, Ulrich memberikan secercah harapan bagi para pendukung Skuad Garuda, mengisyaratkan bahwa keputusannya saat ini bukanlah harga mati.
"Namun, saya tidak akan pernah bilang tidak. Jadi, saya tidak sepenuhnya menutup kemungkinan (membela Timnas Indonesia)," tukasnya.
Berita Terkait
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
6 Pemain Ini Pasti Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris
-
1 Detik Laurin Ulrich Resmi Bela Timnas Indonesia, Siapa Nomor 1 Tergusur?
-
Prediksi Formasi Timnas Indonesia Pilihan John Herdman di FIFA Series 2026 Meski 6 Pemain Dicoret
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Dugaan Penyebab Bencana Banjir di Tibet, Ratusan Orang Meninggal Dunia
-
Detik-detik Banjir Bandang Terjang Nepal, 157 Nyawa Melayang dan Ratusan Orang Hilang
-
Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal
-
Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026
-
Nilai Strategis Selat Hormuz Semakin Terkikis, Iran di Ujung Tanduk
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026