Bola / Bola Indonesia
Rabu, 25 Februari 2026 | 13:46 WIB
Laurin Ulrich prioritaskan dipanggil Jerman ketimbang Timnas Indonesia. (Instagram/laurin.ulrich)
Baca 10 detik
  • PSSI telah mendekati Laurin Ulrich sejak awal 2025, namun sang pemain prioritasnya adalah menembus Timnas Jerman.
  • Laurin Ulrich, gelandang keturunan Surabaya, memiliki rekam jejak bagus di kelompok umur Timnas Jerman bahkan pernah jadi kapten.
  • Meskipun fokus di Jerman, Ulrich menyatakan tidak menutup kemungkinan untuk membela Timnas Indonesia di masa mendatang.

Suara.com - Di tengah proyek regenerasi Skuad Garuda yang tengah dibangun oleh pelatih John Herdman, nama gelandang muda potensial, Laurin Ulrich muncul sebagai salah satu target ideal.

Namun, harapan para penggemar sepak bola tanah air untuk segera melihatnya berseragam Merah Putih tampaknya harus tertunda.

Meskipun memiliki darah keturunan dari Surabaya dan telah didekati oleh PSSI, pemain berusia 21 tahun ini secara terbuka mengaku bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menembus Timnas Jerman.

Ambisinya ini sangat beralasan, mengingat ia memiliki rekam jejak mentereng di tim kelompok umur Die Mannschaft, bahkan pernah dipercaya menyandang ban kapten.

Pihak PSSI sendiri diketahui sudah melakukan pendekatan sejak awal tahun 2025 lalu. Namun, saat itu Ulrich memberikan jawaban yang tegas mengenai fokusnya.

"Saya tahu ada permintaan (untuk membela Timnas Indonesia), tapi saya kini bermain untuk Jerman. Saya menilai itu penting bagi saya," ujar Laurin, dikutip dari Podcast FC Magdeburg.

Fokusnya untuk timnas Jerman saat ini didukung oleh performa individunya yang tengah meroket.

Berstatus sebagai pemain pinjaman dari VfB Stuttgart, Ulrich justru menemukan titik balik kariernya bersama FC Magdeburg di kompetisi kasta kedua Liga Jerman.

Hingga pertengahan Februari 2026, ia telah menjadi pilar tak tergantikan dengan mencatatkan lebih dari 20 penampilan dan mengoleksi lebih dari 1.700 menit bermain.

Baca Juga: Dulu Bintang Kini Terbuang, Nasib 4 Eks Timnas Indonesia Usai Karier Menukik Tajam

Catatan ini sangat kontras dengan masa peminjaman sebelumnya di SSV Ulm 1846 yang hanya memberinya lima penampilan.

Bersama Magdeburg, ia tak hanya matang dalam mengatur tempo permainan, tetapi juga produktif dengan sumbangan tiga assist dan meraih rating rata-rata impresif 7,05.

Meski begitu, pintu untuk Timnas Indonesia ternyata belum sepenuhnya tertutup.

Di akhir pernyataannya, Ulrich memberikan secercah harapan bagi para pendukung Skuad Garuda, mengisyaratkan bahwa keputusannya saat ini bukanlah harga mati.

"Namun, saya tidak akan pernah bilang tidak. Jadi, saya tidak sepenuhnya menutup kemungkinan (membela Timnas Indonesia)," tukasnya.

Load More