- Pengamat sepak bola Hans Kraay JrIndo merekomendasikan Dick Schreuder, pelatih NEC, sebagai arsitek baru tim Ajax.
- Schreuder dinilai ideal karena menerapkan taktik menyerang agresif, berbeda dari formasi 5-4-1 sebelumnya di Ajax.
- Rekomendasi ini muncul setelah NEC Nijmegen yang dilatih Schreuder menahan imbang Ajax 1-1 di kandang mereka.
Suara.com - Pengamat sepak bola Belanda, Hans Kraay Jr, secara terbuka mendorong Ajax Amsterdam untuk mempertimbangkan pelatih Dick Schreuder sebagai arsitek baru tim.
Dalam kolom terbarunya di Voetbal International, Kraay menyebut Schreuder sebagai sosok ideal yang bisa mengembalikan identitas permainan menyerang Ajax.
Schreuder, yang kini menangani NEC Nijmegen, baru saja menahan Ajax 1-1. Usai laga, ia sempat meluapkan kekecewaan karena merasa timnya layak meraih kemenangan.
Kraay memahami kemarahan tersebut. Menurutnya, NEC tampil jauh lebih berani dan dominan, bahkan saat bermain di kandang Ajax.
“NEC bermain penuh keberanian dan terus menyerang. Saya sama sekali tidak merasa Ajax bermain di kandang sendiri,” tulis Kraay seperti dilansir dari Voetbalzone.
Ia juga menyoroti dominasi lini tengah NEC yang disebut menguasai pertandingan selama 90 menit.
Meski Schreuder masih terikat kontrak hingga 2028 bersama NEC, Kraay menyarankan manajemen Ajax, khususnya Jordi Cruyff untuk segera membuka komunikasi.
“Sebelum Jordi memulai pencarian besar ke Spanyol, ia benar-benar harus berbicara dengan Dick Schreuder,” tegasnya.
Kraay bahkan mengusulkan perubahan taktik. Ia menilai sistem 5-4-1 yang sebelumnya digunakan Francesco Farioli dan kemudian diadopsi John Heitinga serta Fred Grim tidak lagi mencerminkan DNA menyerang Ajax.
Baca Juga: Maarten Paes Baru Debut di Ajax, Posisinya Justru Terancam Karena Kebijakan Jordi Cruyff
Sebagai gantinya, Schreuder dikenal dengan formasi 3-4-2-1 yang agresif dan kerap memainkan lima pemain berorientasi menyerang, baik kandang maupun tandang.
Kraay optimistis Schreuder mampu menghidupkan kembali filosofi menyerang khas Ajax.
“Jika Jordi berhasil merekrut Dick yang keras kepala ini, ayahnya, Johan, pasti akan bangga melihat Ajax-DNA kembali bersinar,” tulisnya.
Saat ini, NEC bertengger di posisi ketiga Eredivisie dengan 43 poin dari 24 pertandingan.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Maarten Paes Baru Debut di Ajax, Posisinya Justru Terancam Karena Kebijakan Jordi Cruyff
-
Resmi Dapat Menit Bermain, Debut Maarten Paes di Ajax Diselimuti Beragam Keistimewaan
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Bukti Kualitas Mendunia, 5 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Kuasai Liga Elite Eropa
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia