- Abel Xavier, bek nyentrik asal Portugal era 90-an, pernah bermain untuk klub elite Eropa dan Timnas Portugal.
- Karier Xavier ternoda sanksi doping tahun 2005 saat memperkuat Middlesbrough, yang ia klaim tidak disengaja.
- Setelah sempat terpuruk, Xavier menemukan ketenangan dengan memeluk agama Islam dan dikenal dengan nama Faisal.
Suara.com - Bagi penggemar sepak bola era 90-an tentu tak asing dengan sosok bek nyentrik asal Portugal, Abel Xavier.
Pemain satu ini cukup familiar dan dikenal fans sepak bola era 90-an karena gaya rambutnya yang nyentrik.
Tak hanya karena gaya rambut, Abel Xavier juga dikenal sebagai sosok petarung di lini belakang, implusif dan kerap membuat hal kontroversial.
Sepanjang kariernya, Xavier memperkuat sejumlah klub elite Eropa seperti Benfica, PSV Eindhoven, Liverpool, hingga AS Roma.
Ia juga menjadi bagian penting Timnas Portugal, termasuk saat tampil di semifinal UEFA Euro 2000.
Namun, perjalanan kariernya tak selalu mulus. Ia sempat dijatuhi sanksi akibat insiden dengan wasit serta kasus doping pada 2005 saat memperkuat Middlesbrough.
Xavier menegaskan bahwa hasil tes positif kala itu berasal dari suplemen yang terkontaminasi dan dinyatakan sebagai doping tidak disengaja.
“Dari momen sulit, saya belajar banyak. Saya tidak akan mengubah apa pun dari karier saya,” cerita Abel seperti dilansir dari La Nueva Espana.
Saat hidupnya terpuruk karena celaan dan citra buruk sebagai pemain belakang yang implusif, Abel Xavier justur mendapat ketenangan dalam hidup setelah memutuskan mualaf, memeluk agama Islam.
Baca Juga: 4 Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memilih Menjadi Mualaf
Abel Xavier mengatakan bahwa keputusannya menjadi mualaf ialah proses alami, tidak ada paksaan dan datang dari hati.
Di Mozambik, 60% populasi beragama Islam dan keluarganya terdiri dari Muslim dan Kristen.
Abel Xavier memang memiliki darah Mozambik dari keluarga besarnya. Ketertarikan untuk memeluk Islam tumbuh seiring waktu, termasuk saat tinggal di Istanbul.
“Saya memilih Islam karena agama ini mempromosikan nilai-nilai yang saya identifikasi,” ungkapnya seperti dilansir dari Noticias de Navarra.
Setelah memeluk Islam, Abel mengubah namanya jadi Faisal. Ia tidak secara resmi mengganti nama, di dokumen tetap Abel Xavier, tetapi di komunitas Muslim, eks bek Liverpool itu dikenal dengan nama Faisal.
Sempat menjadi pelatih timnas Mozambik, Abel Xavier belum lagi mendapat pekerjana baru sebagai pelatih.
Berita Terkait
-
4 Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memilih Menjadi Mualaf
-
Dominasi Inggris di Liga Champions, 7 Klub Premier League Tembus 16 Besar
-
Kisah Spiritual Frederic Kanoute Mesin Gol Sevilla: Mualaf dan Jadi Penyelamat Masjid
-
Media Brasil Bongkar Rahasia Eks Real Madrid yang Baru Mualaf, Dituding Jalin Hubungan Terlarang
-
Jejak Spiritual Sinead O'Connor: Tukang Protes Gereja hingga Masuk Islam
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United