- Sinead O’Connor resmi memeluk Islam pada 2018 dan mengganti namanya menjadi Shuhada’ Sadaqat setelah perjalanan panjang mencari jati diri.
- Perjalanannya diwarnai aksi kontroversial melawan Gereja Katolik sebagai bentuk protes atas isu pelecehan anak, sebelum akhirnya merasa "pulang" melalui Alquran.
- Ia wafat pada 2023 sebagai seorang Muslimah yang merasa telah menemukan fitrahnya, meninggalkan duka mendalam bagi dunia musik internasional.
Suara.com - Dunia mengenal Sinead O'Connor sebagai solois ikonik asal Irlandia dengan jiwa pemberontak.
Namun, di balik karier musiknya yang ikonik, pelantun Nothing Compares 2 U ini menempuh perjalanan spiritual yang panjang dan berliku. Puncaknya ia memeluk Islam pada 2018.
O'Connor lahir di Dublin, Irlandia dan tumbuh di lingkungan Katolik yang kental namun menyakitkan. Pengalaman masa mudanya saat dikirim ke Magdalene laundry, institusi bagi perempuan yang dianggap bermasalah, membuatnya menjadi kritikus vokal terhadap Gereja Katolik.
Dilansir dari laman BBC, momen paling kontroversial terjadi pada 1992 di acara Saturday Night Live. Di hadapan jutaan penonton, ia merobek foto Paus Yohanes Paulus II sebagai bentuk protes terhadap kasus pelecehan seksual anak di lingkungan gereja.
"Lawan musuh yang sebenarnya," katanya berseru waktu itu.
Tapi uniknya, pada 1999, O'Connor sempat ditahbiskan sebagai imam oleh sebuah gereja sempalan di Prancis dengan nama Ibu Bernadette Mary. Meskipun penahbisan ini tidak diakui oleh Gereja Katolik Roma.
Hubungannya dengan Vatikan terus pasang surut. O'Connor pernah meminta maaf atas insiden merobek foto Paus, tapi di lain waktu, ia kembali mengkritik keras institusi tersebut sebagai "sarang kejahatan."
Puncaknya, pada Agustus 2018, ia secara terbuka meminta agar dikucilkan atau excommunicated dari Gereja Katolik.
Masuk Islam
Baca Juga: Betrand Peto Jadi 'Alarm' Sahur Ruben Onsu: dari War Takjil Hingga Ketagihan Nasi Briyani
O'Connor mengumumkan keputusannya untuk menjadi mualaf pada Oktober 2018, tak lama setelah meminta pemutusan hubungan dengan gereja.
Melalui akun Twitter-nya, yang kini sudah nonaktif, ia menyatakan bahwa keputusannya adalah hasil akhir dari perjalanan seorang teolog yang cerdas.
"Semua studi kitab suci akan berujung pada Islam. Hal itu membuat kitab suci lainnya menjadi redundan," tulisnya.
Memeluk Islam, O'Connor mengubah namanya menjadi Shuhada Sadaqat sebagai identitas barunya.
Dalam sebuah wawancara emosional di The Late Late Show pada September 2019, O'Connor mengungkapkan bahwa ia merasa telah menjadi Muslim sepanjang hidupnya tanpa ia sadari.
Ia menggunakan istilah "revert" atau kembali ke fitrah untuk menjelaskan transformasinya.
Berita Terkait
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
-
Bayar Zakat Bisa Sekaligus Pangkas Pajak? MUI Dorong Pemerintah Ubah Skema Tax Credit
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
-
Ketika Mitologi Islam Bertemu Thriller Modern: Ulasan Mendalam Novel Tembok Yakjuj Makjuj
-
Hormati Ajaran Islam! FIFA Ubah Trofi Man of The Match Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik
-
Wajah Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Disorot, Benarkah Jodoh Biasanya Mirip?
-
Jihan Nurrainy dan Azeezah Rahma Shakila Sabet Mahkota Indonesia's Girl 2026
-
Kmy Kmo dan Luca Sickta Gandeng Niken Salindry di Lagu 'Tinggi': Pesan Budaya yang Mendalam
-
4 Kali Tolak Undangan Istana, Janita Gabriela Akhirnya Tampil di Depan Presiden dan PM Singapura
-
Prambanan Jazz Festival Ditutup dengan Sukacita, Rayakan Musik, Seni dan Budaya
-
Review Film 402 Rumah Sakit Angker Korea: Kejutan Tiada Habis Bahkan Sampai Soundtrack