- Maarten Paes menjalani debut kiper Timnas Indonesia untuk Ajax melawan NEC, menampilkan beberapa penyelamatan krusial.
- Kritik pedas muncul dari pundit Belanda, Hans Kraay Jr, mengenai klaim pengalaman Paes pasca pertandingan.
- Kraay menyoroti distribusi bola Paes yang dinilai kurang tenang, sering mengoper ke bek yang sedang tertekan.
Suara.com - Debut kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes bersama Ajax saat melawan Nec akhir pekan lalu rupanya tak memuaskan banyak pihak.
Paes tampil sejak menit awal menggantikan Vitezslav Jaros yang mengalami cedera lutut serius. Dalam laga kandang kontra NEC Nijmegen, ia mencatat beberapa penyelamatan penting.
Namun, pernyataan Paes setelah pertandingan memantik kritik pedas dari pundit Belanda.
“Saya pikir secara penjagaan gawang sudah bagus. Saya sudah cukup matang karena perjalanan karier saya dan punya banyak pengalaman,” ujar Paes usai pertandingan.
Komentar tersebut membuat analis sepak bola Belanda, Hans Kraay Jr, terkejut. Dalam kolomnya di Voetbal International, Kraay menilai penampilan Paes belum sepenuhnya meyakinkan.
“Ia memang melakukan beberapa refleks bagus di garis gawang. Tapi ketika saya mendengarnya berkata ‘saya sudah berpengalaman’, saya langsung berpikir lain,” tulis Kraay dilansir dari fcupdate.nl
Menurutnya, kiper berpengalaman seharusnya tidak berulang kali mengoper bola ke kaki bek yang sedang dalam tekanan, karena hal itu justru memicu kepanikan di lini belakang.
Kraay secara khusus menyoroti distribusi bola Paes yang dianggap kurang tenang. Ia bahkan menyebut bek tengah Ajax, Josip Sutalo, sampai dibuat kerepotan sepanjang pertandingan.
“Berpengalaman itu ketika Anda tidak membuat bek sendiri panik selama 90 menit,” sindir Kraay.
Baca Juga: Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer
Meski demikian, Paes sendiri mengakui masih ada kekurangan dalam permainannya, khususnya saat menguasai bola.
“Saat memegang bola memang ada beberapa kesalahan kecil,” kata Paes.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer
-
John Herdman Langsung Dapat Tantangan dari PSSI Jelang FIFA Series 2026
-
Pundit Belanda Desak Maarten Paes Cs Tak Lagi Dilatih Fred Grim
-
Maarten Paes Baru Debut di Ajax, Posisinya Justru Terancam Karena Kebijakan Jordi Cruyff
-
4 Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Memilih Menjadi Mualaf
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Akademi Persib Bandung vs Putri Garut, Derbi Jawa Barat di Final HLS All-Stars U-18 2026!
-
Dua Gol di Extra Time! Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Kenapa Wasit Untungkan Lionel Messi Cs? Paredes Kartu Kuning, Embolo Malah Kartu Merah
-
Brasil Tersingkir dari Piala Dunia, Neymar Hamburkan Rp150 juta di Meja Judi
-
Swiss Main 10 Orang! Messi Mandul, Argentina Dipaksa Main hingga Perpanjangan Waktu
-
Intip Bisnis Unik Erling Haaland, Raup Cuan Miliaran di Luar Gaji
-
Mati 7 Menit Lalu Hidup Lagi, Sisi Lain Pelatih Norwegia Stale Solbakken
-
Argentina Unggul Cepat! Sundulan Mac Allister Bawa Albiceleste Robek Gawang Swiss
-
Terkuak! Titik Lemah Penalti Lionel Messi: Sisi Kanan Jadi Kutukan
-
Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026