- Wakil Presiden Galatasaray, Abdullah Kavukcu, menegaskan kemenangan 5-2 atas Juventus adalah hasil kualitas, bukan keberuntungan.
- Galatasaray tetap waspada menghadapi Juventus di Allianz Stadium meskipun memiliki keunggulan agregat signifikan.
- Klub Turki tersebut memiliki ambisi besar, ditunjukkan melalui transfer mahal Osimhen dan minat pada Hakan Calhanoglu.
Suara.com - Wakil Presiden Galatasaray, Abdullah Kavukcu, melontarkan peringatan tegas kepada Juventus jelang leg kedua play-off fase gugur UEFA Champions League.
Galatasaray sebelumnya menggulung Juventus 5-2 pada leg pertama di Istanbul. Hasil tersebut membuat Bianconeri wajib menang minimal tiga gol untuk menjaga peluang lolos, atau empat gol untuk menghindari adu penalti di Allianz Stadium.
Namun, Kavukcu menegaskan kemenangan besar itu bukan sekadar keberuntungan.
“Kemenangan 5-2 atas Juventus bukan hasil dari keberuntungan. Kami ingin menaikkan standar, dan proyek ini baru saja dimulai,” tegasnya kepada La Gazzetta dello Sport.
Meski unggul agregat telak, Galatasaray tidak ingin jemawa. Kavukcu mengakui laga tandang di Turin tetap akan berat.
Ia memuji kualitas pelatih Juventus, Luciano Spalletti, serta kedalaman skuad lawan yang dihuni pemain-pemain top.
“Juve tetaplah Juve. Bertahan di Allianz Stadium akan sulit. Mereka punya pelatih hebat dan pemain juara,” ujarnya.
Kavukcu juga menyoroti peran suporter Galatasaray dalam kemenangan leg pertama. Atmosfer Ali Sami Yen disebutnya sebagai faktor penting di balik lima gol yang bersarang ke gawang Juventus.
Manajemen Galatasaray tak menutup ambisi besar mereka. Klub raksasa Turki itu ingin membangun skuad elite yang mampu bersaing di level tertinggi Eropa.
Baca Juga: Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
Salah satu bukti keseriusan tersebut adalah transfer permanen Victor Osimhen dari Napoli dengan nilai 75 juta euro pada musim panas lalu.
“Banyak yang menyebut transfer itu gila. Tapi sekarang nilainya sudah berlipat ganda. Victor membuktikan kualitasnya sebagai salah satu striker terbaik dunia,” kata Kavukcu.
Tak hanya Juventus, Kavukcu juga mengirim sinyal kepada Inter Milan terkait minat mereka terhadap gelandang Hakan Calhanoglu.
Galatasaray diketahui beberapa kali mencoba merekrut kapten Timnas Turki tersebut, termasuk pada bursa transfer Januari lalu.
“Kami sudah berdiskusi dengan direktur Inter, tapi diberi tahu Hakan tidak akan pergi di musim dingin. Kami tak pernah menyembunyikan ketertarikan kami,” ujar Kavukcu.
Ia bahkan optimistis suatu hari nanti Calhanoglu akan berseragam Galatasaray.
Berita Terkait
-
Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
-
Bela Vinicius Jr, Wesley Sneijder Mengaku Terima 4.000 Ancaman Pembunuhan
-
Singkirkan Club Brugge, Diego Simeone Sebut Atletico Madrid bak Tim yang Terlahir Kembali
-
Disingkirkan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Klaim Inter Milan Sudah Berikan Segalanya
-
Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia
-
Satu Darah di GBK, Ketika Jakmania Menyulap Dukungan Jadi Kehidupan
-
Sandy Walsh Ukir Sejarah, Jadi Pemain Pertama Indonesia yang Juara Liga Thailand
-
Sempat Terkendala Administrasi, Dean James Comeback Bersama Go Ahead Eagles