- Suporter Leeds mencemooh jeda pertandingan Premier League di Elland Road saat pemain Muslim Manchester City berbuka puasa.
- Jeda singkat sekitar menit ke-12 diberikan agar tiga pemain City, termasuk Omar Marmoush, dapat berbuka sesuai izin Premier League.
- Aksi suporter tersebut menuai kritik luas di media sosial dan mendapat respons tegas dari pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
Suara.com - Suporter Leeds United menjadi sorotan tajam setelah terdengar mencemooh jeda pertandingan yang diberikan kepada pemain muslim Manchester City untuk berbuka puasa Ramadan 2026.
Insiden itu terjadi dalam laga Premier League di Elland Road, Sabtu malam waktu setempat.
Jeda singkat sekitar menit ke-12 diberikan agar tiga pemain City yang menjalani ibadah puasa dapat berbuka.
Sejak beberapa tahun terakhir, Premier League memang mengizinkan pemain Muslim untuk makan dan minum saat waktu berbuka tiba di tengah pertandingan.
Dalam laga melawan Leeds United, tercatat tiga pemain Manchester City, Omar Marmoush, Rayan Cherki dan Rayan Ait-Nouri berbuka puasa.
Pihak Leeds sebenarnya telah menyetujui jeda tersebut sebelumnya. Bahkan, penjelasan mengenai penghentian sementara pertandingan juga ditampilkan di layar stadion.
Namun seperti dilansir dari Sportbible, saat wasit menghentikan laga untuk memberi kesempatan berbuka, terdengar sorakan dan cemoohan keras dari tribune tuan rumah yang berusaha menciptakan atmosfer tidak nyaman bagi tim tamu.
Tindakan sebagian suporter Leeds langsung menuai kritik di media sosial.
Banyak warganet menilai aksi tersebut tidak pantas dan minim empati.
Baca Juga: Puasa Bikin Kulit Kusam? Ini Dua Teknologi Perawatan Wajah Terbaru yang Bikin Glowing Tanpa Downtime
Beberapa komentar menyebut bahwa para pemain hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk minum dan menjaga kondisi fisik mereka.
Pemain dari kedua tim, termasuk yang tidak menjalankan puasa, terlihat berkumpul di tepi lapangan dan memanfaatkan momen itu untuk juga minum sebelum pertandingan kembali dilanjutkan.
Tindakan dari suporter Leeds United ini juga membuat marah pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
“Ini dunia modern, bukan? Lihat apa yang terjadi di dunia saat ini. Hormati agama, hormati keberagaman, itu intinya,” tegas pelatih asal Spanyol tersebut seperti dilansir dari Mirror.
Guardiola menegaskan bahwa jeda satu hingga dua menit untuk berbuka tidak mengganggu jalannya pertandingan.
“Premier League mengizinkan satu atau dua menit untuk pemain yang berpuasa. Kami hanya memberi sedikit vitamin karena Rayan Cherki dan Rayan Ait-Nouri tidak makan sepanjang hari. Tidak lebih dari itu. Pertanyaannya, apakah mereka boleh melakukannya atau tidak? Apa masalahnya?” ujarnya.
Berita Terkait
-
Puasa Bikin Kulit Kusam? Ini Dua Teknologi Perawatan Wajah Terbaru yang Bikin Glowing Tanpa Downtime
-
THR Pensiunan 2026 Kapan Cair? Cek Perkiraan Jadwal dan Besaran Nominalnya
-
Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-Laki, Lengkap dengan Arab dan Latinnya
-
Buka Puasa dan Adzan Magrib Hari Ini 2 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal di 6 Kota Besar
-
5 Rekomendasi Gamis Bini Orang Rp200 Ribuan yang Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2026
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
-
Sihir Carrick di MU Masih Berlanjut, Kini Samai Rekor Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Bhayangkara FC Catatkan Empat Kemenangan Beruntun, Paul Munster Angkat Topi
-
Messi Menggila di MLS! Cetak Brace, Ejek Pelatih Lawan dengan Gestur seperti Ini
-
Maarten Paes Tak Gentar, Siap Rebut Status Kiper Utama Ajax