- Real Madrid secara mengejutkan kalah 0-1 dari Getafe di Santiago Bernabeu, dengan gol tunggal dicetak Martín Satriano menit ke-39.
- Kemenangan Getafe ini memutus rekor 18 tahun tanpa kemenangan tandang mereka melawan Real Madrid sejak terakhir kali tahun 2008.
- Setelah peluit akhir, terjadi ketegangan antara Vinícius Jr dan Allan Nyom, yang akhirnya diredakan oleh pelatih Getafe.
Suara.com - Laga Real Madrid vs Getafe di Laliga tak hanya menghadirkan kejutan lewat kekalahan 0-1 tuan rumah, tetapi juga memanaskan kembali rivalitas Vinicius Jr dan Allan Nyom.
Ketegangan di Santiago Bernabeu memaksa pelatih Getafe, Jose Bordalas, turun tangan langsung untuk meredakan situasi.
Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Martín Satriano pada menit ke-39.
Penyerang asal Uruguay itu melepaskan tendangan voli spektakuler yang tak mampu dijangkau Thibaut Courtois.
Voli keras Satriano langsung membungkam publik Bernabeu. Bola meluncur tanpa bisa diantisipasi Courtois, memicu euforia di sektor pendukung tim tamu.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang sebenarnya didominasi Real Madrid.
Pada babak kedua, Los Blancos meningkatkan tekanan dan menguasai penguasaan bola. Namun, organisasi pertahanan Getafe tampil disiplin dan solid.
Kemenangan ini memutus rekor 18 tahun tanpa kemenangan Getafe di markas Real Madrid. Terakhir kali tim berjuluk Azulones menang di sana terjadi pada 2008.
Namun, sorotan tak berhenti pada gol Satriano. Setelah peluit akhir dibunyikan, ketegangan langsung tersaji di lapangan.
Baca Juga: Ucap Syahadat di Madrid, Brahim Diaz Masuk Isam di Ramadan 2026
Vinícius Jr terlibat adu argumen dengan bek Getafe Allan Nyom.
Pada pertemuan sebelumnya, Nyom sempat menerima kartu merah usai melakukan pelanggaran keras terhadap Vinicius.
Berdasarkan tayangan pertandingan dinihari tadi, ketegangan bermula saat Nyom merayakan kemenangan secara emosional di dekat Vinicius.
Gestur tersebut memicu reaksi winger asal Brasil itu. Vinicius tidak tinggal diam dan langsung membalas dengan gestur serta kata-kata. Adu mulut pun tak terhindarkan.
Selebrasi yang dilakukan Nyom sebenarnya sah-sah saja, apalagi Vinicius pun sempat melakukan hal sama saat melawan Benfica di Liga Champions.
Namun bedanya, saat ini Vinicius tak mau diperlakukan seperti itu, apalagi Real Madrid kalah. Reaksi Vinicius pun membuat akhir laga melawan Getafe menjadi ricuh.
Situasi semakin tegang hingga pelatih Getafe, José Bordalas, turun tangan. Bordalas mendekati kedua pemain dan berusaha memisahkan mereka.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Ucap Syahadat di Madrid, Brahim Diaz Masuk Isam di Ramadan 2026
-
Dipermalukan Getafe di Bernabeu, Real Madrid Gagal Pangkas Jarak dengan Barcelona
-
Kata-kata Alvaro Arbeloa Usai Real Madrid Dipermalukan Getafe
-
Zinedine Zidane Ungkap Sosok Mind-Blowing di Real Madrid, Bikin Pemain Lain Membeku
-
Jose Mourinho: Jika Terbukti Rasis, Karier Gianluca Prestianni Tamat!
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis Dapat Kabar Buruk! Tchouameni Absen Lawan Paraguay Buntut Cedera Paha
-
Portugal Penuh Keraguan Jelang Hadapi Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis vs Paraguay: Les Bleus Tak Hanya Lawan Albirroja, tapi Juga Suhu 38 Derajat
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr