- Zinedine Zidane memuji Ronaldo Nazario unik dan mengagumkan, bahkan saat sesi latihan Real Madrid 2002-2006.
- Beberapa pemain Madrid bahkan berhenti bermain hanya untuk menyaksikan kehebatan Ronaldo beraksi selama sesi latihan.
- Zidane juga terkesan menyaksikan para pemain hebatnya saat melatih, seperti Modric, Kroos, dan Cristiano Ronaldo.
Suara.com - Legenda Real Madrid, Zinedine Zidane, mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya pernah berhenti bermain hanya untuk menyaksikan satu pemain berlatih. Sosok yang dimaksud adalah mantan striker Brasil, Ronaldo Nazario.
Dalam wawancara eksklusif dengan L’Equipe, Zidane menyebut Ronaldo sebagai pemain unik dan mind-blowing, bahkan ketika sesi latihan berlangsung.
Zidane merupakan bagian dari generasi awal Galacticos Real Madrid pada awal 2000-an. Ia mencetak gol penentu kemenangan di final Liga Champions 2001–02 melawan Bayer Leverkusen, memperkuat statusnya dalam sejarah klub.
Sebagai pelatih, Zidane kemudian membawa Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada periode 2015–2018.
Namun dalam wawancara terbarunya, Zidane justru menyoroti pengalaman pribadinya saat bermain bersama Ronaldo Nazario di ruang ganti Real Madrid antara 2002 hingga 2006.
Zidane tidak ragu melontarkan pujian besar kepada Ronaldo. “Dia masih unik,” ujar Zidane.
“Saya cukup beruntung bermain dengannya dalam waktu lama, di samping saya di Real Madrid. Dia benar-benar ‘The’ phenomenon.”
Ia menggambarkan sosok Ronaldo bukan hanya sebagai pemain hebat, tetapi juga pribadi menyenangkan.
“Segala hal tentang dirinya, ditambah dia sangat baik dan lucu. Anda ingin melakukan apa pun untuk menjadi temannya.”
Baca Juga: Ekspresi Malu Cristiano Ronaldo Usai Rekor Buruk Lima Tahun Kembali Terulang
Namun yang paling membekas bagi Zidane adalah performa Ronaldo saat latihan.
“Tapi Anda seharusnya melihatnya saat latihan. Mind-blowing. Beberapa pemain sampai berhenti bermain hanya untuk menontonnya. Itu sama indahnya seperti saat pertandingan.”
Ronaldo mencatatkan 104 gol dalam 177 penampilan untuk Real Madrid, meski saat bergabung dari Inter ia disebut sudah melewati masa puncaknya.
Zidane juga mengungkap pengalaman serupa ketika menjadi pelatih Real Madrid.
Ia menyebut ada momen di mana ia memilih diam dan hanya menyaksikan kualitas para pemainnya saat latihan.
“Di latihanlah Anda melihat pemain yang benar-benar hebat. Saya merasakan hal yang sama ketika menjadi pelatih di Real Madrid.”
Ia kemudian menyebut empat nama yang menurutnya luar biasa, Luka Modric, Toni Kroos, Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema
“Saya tidak mengatakan apa pun. Saya hanya menonton Modric, Kroos, Cristiano Ronaldo, atau Benzema berlatih. Tidak ada yang bisa dikatakan selain menonton; mereka semua sangat berbakat dan profesional. Mereka tidak pernah kehilangan bola.”
Kontributor: M. Faqih
Berita Terkait
-
Ekspresi Malu Cristiano Ronaldo Usai Rekor Buruk Lima Tahun Kembali Terulang
-
Cristiano Ronaldo Kena Dampak Serangan AS-Israel ke Iran, ACL Ditunda
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis Dapat Kabar Buruk! Tchouameni Absen Lawan Paraguay Buntut Cedera Paha
-
Portugal Penuh Keraguan Jelang Hadapi Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis vs Paraguay: Les Bleus Tak Hanya Lawan Albirroja, tapi Juga Suhu 38 Derajat
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr