Bola / Liga Inggris
Senin, 09 Maret 2026 | 09:20 WIB
Marcos Rojo saat bergabung dengan Estudiantes. Rojo dipinjamkan Manchester United ke Estudiantes pada paruh kedua musim 2019/2020. [Laman resmi Estudiantes]
Baca 10 detik
  • Marcos Rojo bergabung dengan Manchester United pada 2014 setelah direkrut dari Sporting CP seharga 16 juta poundsterling.
  • Keputusan perekrutan ini konon dipengaruhi oleh saran cucu pelatih Louis van Gaal dari gim video FIFA.
  • Van Gaal memuji Rojo sebagai bek berbakat yang memiliki kualitas fisik dan potensi besar untuk masa depan.

Suara.com - Kisah unik terungkap dari proses transfer Marcos Rojo ke Manchester United pada 2014.

Bek asal Argentina itu ternyata direkrut setelah namanya disebut oleh cucu pelatih saat itu, Louis van Gaal, yang mengenalnya dari permainan video FIFA.

Van Gaal menggantikan David Moyes sebagai manajer United pada musim panas 2014.

Dalam dua musim kepemimpinannya, pelatih asal Belanda itu menghabiskan lebih dari 250 juta poundsterling untuk membeli pemain baru.

Beberapa transfer besar saat itu termasuk Angel Di Maria, Anthony Martial, Morgan Schneiderlin, dan Memphis Depay.

Rojo menjadi rekrutan keempat United pada bursa transfer musim panas 2014.

United memboyong Rojo dari Sporting CP dengan nilai sekitar 16 juta poundsterling.

Dalam kesepakatan itu, Nani dipinjamkan ke klub Portugal tersebut selama satu musim.

Saat memperkenalkan Rojo, Van Gaal memuji kualitas sang bek.

Baca Juga: Gareth Bale Ungkap Rahasia: Hampir Bela Manchester United tapi Batal Gegara Ini

“Marcos adalah bek yang sangat berbakat. Dia bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri,” kata Van Gaal.

Ia juga menilai Rojo memiliki potensi besar. “Dia punya kemampuan, kekuatan fisik, dan kemauan belajar. Itu berarti masa depannya sangat cerah.”

Namun cerita menarik di balik transfer itu baru terungkap kemudian.

Mantan gelandang United, Paul Scholes, menyebut nama Rojo pertama kali muncul karena cucu Van Gaal yang sering memainkannya di gim FIFA.

“Sepertinya Louis van Gaal mengetahui pemain itu dari cucunya,” kata Scholes dalam sebuah podcast.

“Dia memberi tahu tentang Marcos Rojo dari Argentina setelah memainkannya di FIFA.”

Load More