- Pelatih Bayer Leverkusen, Kasper Hjulmand, kecewa hasil imbang 1-1 melawan Arsenal di leg pertama Liga Champions.
- Leverkusen sempat unggul melalui gol Andrich, namun Kai Havertz menyamakan kedudukan menjelang akhir laga di BayArena.
- Kedua tim harus memperebutkan tiket perempat final pada leg kedua di Emirates Stadium, London, pada Selasa (17/3).
Suara.com - Pelatih Bayer Leverkusen, Kasper Hjulmand, mengaku kecewa timnya gagal mengamankan kemenangan saat menghadapi Arsenal pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA di BayArena, Leverkusen, Rabu waktu setempat.
Hjulmand mengatakan perasaannya campur aduk karena timnya hampir saja meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut.
"Kami bermain bagus dan tidak memberikan banyak peluang kepada lawan. Kami aktif dan bermain bagus dengan bola. Itu adalah penampilan terbaik melawan tim papan atas. Tentu saja, sangat mengecewakan bahwa kami hanya bermain imbang 1-1," kata Hjulmand di laman resmi UEFA.
"Sekarang kami akan berangkat ke London dengan harapan tinggi. Arsenal berada di bawah tekanan besar. Kami menantikan pertandingan ini dan ingin menciptakan kejutan," imbuhnya.
Pada pertandingan tersebut, Leverkusen sempat unggul lebih dulu melalui gol gelandang Robert Andrich. Namun kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Kai Havertz mencetak gol penyeimbang bagi Arsenal menjelang akhir waktu normal.
Hasil imbang itu membuat kedua tim harus meraih kemenangan pada leg kedua untuk memastikan tiket ke perempat final Liga Champions. Pertandingan penentuan dijadwalkan berlangsung di Emirates Stadium, London, Selasa (17/3) waktu setempat.
Kekecewaan serupa juga diungkapkan oleh Andrich yang menjadi pencetak gol bagi Leverkusen dalam pertandingan tersebut.
"Saya meninggalkan pertandingan ini dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi, kami bermain bagus. Di sisi lain, seharusnya kami menang hari ini," kata Andrich.
"Sekarang mereka akan berada di bawah tekanan yang lebih sedikit di leg kedua. Tentu saja, saya berharap hasilnya berbeda. Tapi kami masih percaya kami bisa memberikan kejutan," katanya.
Baca Juga: Ditahan Imbang Bayer Leverkusen, Mikel Arteta Merasa Kecolongan
(Antara)
Berita Terkait
-
Ditahan Imbang Bayer Leverkusen, Mikel Arteta Merasa Kecolongan
-
Ditahan Imbang 1-1 Leverkusen, Mikel Arteta Bongkar Kelemahan Utama Arsenal
-
Ragukan Barcelona, Thierry Henry: Arsenal dan Bayern Lebih Siap Juara Champions League
-
Mikel Arteta Bantah Incar Quadruple
-
Dapat Serangan Rasial dari Oknum Suporter, Bukayo Saka Balas dengan Aksi Berkelas
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah