- Arsenal asuhan Mikel Arteta bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen pada leg pertama 16 besar Liga Champions.
- Arteta merasa timnya seharusnya menang karena mampu mengendalikan permainan meskipun sempat tertinggal lebih dulu.
- Gol penalti Kai Havertz memastikan skor imbang, sehingga penentuan lolos ke perempat final akan terjadi di London.
Suara.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menilai timnya kecolongan saat bermain imbang melawan Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA di BayArena, Leverkusen, Rabu waktu setempat.
Dikutip dari laman resmi UEFA, Arteta mengatakan timnya sebenarnya tampil cukup baik dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Ia menilai permainan Declan Rice dan rekan-rekannya layak menghasilkan kemenangan.
"Kami mengendalikan permainan dengan baik, tetapi tidak mencetak gol. Kemudian kami membiarkan permainan lepas kendali. Itu tidak perlu," kata Arteta.
"Kami memberi mereka harapan dan permainan pun berubah. Dalam 20-25 menit terakhir, kami bermain lebih baik lagi dan saya pikir gol peny equalizer itu pantas kami dapatkan," kata dia.
Dalam pertandingan tersebut, Arsenal sebenarnya tampil dominan sejak awal laga. Namun mereka justru kebobolan lebih dulu melalui gol gelandang Leverkusen Robert Andrich.
Arsenal akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Kai Havertz sehingga pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
"Sepak bola menciptakan kisah-kisah gila. Tentu saja, sungguh luar biasa bahwa Kai (Havertz) kembali ke sini setelah bertahun-tahun dan kemudian berhasil mengeksekusi penalti untuk membuat skor menjadi 1-1. Ini adalah kisah yang hebat, tentu saja," ungkap Arteta.
Hasil imbang tersebut membuat kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk melaju ke perempat final. Arsenal dan Bayer Leverkusen harus meraih kemenangan pada leg kedua yang akan digelar di Emirates Stadium, London, Selasa (17/3) waktu setempat.
(Antara)
Baca Juga: Lord Bendtner Maki-maki Klub Bodo/Glimt: Dinginnya Gila, Stadionnya Suram
Berita Terkait
-
Lord Bendtner Maki-maki Klub Bodo/Glimt: Dinginnya Gila, Stadionnya Suram
-
Ditahan Imbang 1-1 Leverkusen, Mikel Arteta Bongkar Kelemahan Utama Arsenal
-
Federico Valverde Momok Menakutkan Manchester City, Gianluigi Donnarumma Ciut Nyali
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan