-
Teja Paku Alam tetap diabaikan Timnas Indonesia walau mencatat 15 clean sheet musim ini.
-
Pelatih John Herdman memprioritaskan kiper Eropa seperti Emil Audero dan Maarten Paes sekarang.
-
BTN menegaskan peluang Teja Paku Alam kembali ke skuad Garuda masih terbuka sangat lebar.
Suara.com - Performa gemilang Teja Paku Alam bersama Persib Bandung di kompetisi BRI Super League 2025/2026 belum cukup untuk membawanya kembali ke Timnas Indonesia.
Penjaga gawang berusia 31 tahun tersebut sejauh ini tampil luar biasa di level klub. Dari 22 pertandingan yang dijalani, Teja berhasil mencatatkan 15 clean sheet.
Catatan itu menjadikannya sebagai kiper dengan rekor nirbobol terbaik di kompetisi musim ini.
Tak hanya itu, Teja juga baru kebobolan 10 gol sepanjang musim berjalan.
Artinya, rata-rata ia hanya memungut bola dari gawangnya sekitar 0,45 kali per pertandingan—statistik yang menjadi salah satu yang terbaik di liga.
Penampilan solid Teja turut membantu Persib Bandung tampil dominan di papan atas klasemen. Maung Bandung kini memimpin dengan koleksi 57 poin dari 24 pertandingan.
Namun, performa impresif tersebut belum mampu menarik perhatian pelatih John Herdman untuk memanggilnya ke skuad Garuda.
Nama Teja tidak masuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil untuk menjalani persiapan ajang FIFA Series 2026.
Sebaliknya, Herdman memilih lima penjaga gawang lain. Dua di antaranya berasal dari Eropa, yakni Emil Audero dan Maarten Paes.
Baca Juga: Persija Pincang Lawan Dewa United, Mauricio Souza Tetap Percaya Diri
Sementara tiga kiper lainnya berasal dari kompetisi domestik, yaitu Nadeo Argawinata dari Borneo FC, Ernando Ari Sutaryadi dari Persebaya Surabaya, serta Cahya Supriadi yang kini memperkuat PSIM Yogyakarta.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menjelaskan bahwa pemanggilan pemain sepenuhnya merupakan keputusan tim pelatih Timnas Indonesia.
Menurutnya, pelatih kepala memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim, termasuk untuk posisi penjaga gawang.
"Kembali lagi, berkaitan soal pemanggilan pemain, itu tergantung kebutuhan pelatih. Di Timnas Indonesia ini ada pelatih kiper juga," ujar Sumardji kepada awak media.
"Sehingga, berkaitan soal pemanggilan itu mempertimbangkan, satu Maarten Paes dipanggil. Lantas, Emil Audero juga dipanggil."
"Terus ada Nadeo Argawinata yang sudah biasa dipanggil juga," ucap Sumardji lelaki yang juga COO Bhayangkara FC tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Resmi! Indonesia Ditunjuk FIFA sebagai Tuan Rumah Divisi 1 ASEAN Cup 2026
-
Persija Jakarta dan Dewa United Dominasi Skuad Timnas Indonesia Era John Herdman untuk Piala AFF
-
Vietnam Resmi Tambah Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Nova Arianto Yakin Timnas Indonesia Bisa Terbang Tinggi di Piala AFF 2026
-
Skuad Resmi Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026, Ada Tiga Pemain Diaspora
-
Chelsea Umumkan Bakal Hadapi AC Milan di Stadion GBK pada Agustus Mendatang
-
Sassuolo Bidik Eks Bintang AC Milan untuk Jadi Pelatih Baru Jay Idzes Cs
-
Operasi Pinggul, Erik Lamela Sampaikan Pesan Haru dari Rumah Sakit
-
Nilai Emil Audero Jadi Kiper Terbaik Serie A Meski Cremonese Tumbang Telak dari Napoli
-
Borneo FC Buktikan Mental Juara Usai Tumbangkan Persik Kediri