- Nuryati meninggal dunia akibat kecelakaan tabrakan antara KRL dan Kereta Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam.
- Insiden tragis terjadi saat Nuryati sedang melakukan perjalanan rutin menuju Cikarang untuk mengunjungi anak dan cucu tercintanya.
- Anak serta cucu korban dinyatakan selamat dari kecelakaan maut tersebut, meskipun mereka harus mengalami trauma yang cukup mendalam.
Suara.com - Niat tulus Nuryati (63) untuk melepas rindu dengan anak dan cucunya di Cikarang berakhir duka. Senin (27/4/2026) malam, perjalanan rutin yang penuh kehangatan itu berubah menjadi petaka di Stasiun Bekasi Timur.
Nuryati menjadi salah satu korban tewas setelah KRL yang ditumpanginya dihantam dari belakang oleh Kereta Argo Anggrek.
Menantu korban, Andi Ayubi (39), menceritakan bahwa mertuanya memang sosok yang sangat penyayang. Sebagai ibu dari delapan anak, Nuryati kerap bepergian antar kota demi mengunjungi buah hatinya.
"Beliau emang sering nengok anaknya. Kan kebetulan almarhumah ini kan punya anaknya delapan dan sebagian sudah berkeluarga. Ada yang di Cikarang, ada yang di Bekasi. Nah, salah satunya itu yang ke Cikarang itu beliau mau menginap di sana," kenang Andi saat ditemui di rumah duka, Selasa (28/4/2026).
Malam itu, suasana di dalam gerbong mendadak berubah menjadi horor. Guncangan hebat merobek keheningan, disusul padamnya aliran listrik yang membuat seluruh penumpang terperangkap dalam kegelapan.
“Lampu, pendingin gerbong semuanya mati. Penumpang jadi panik,” tutur Andi menggambarkan situasi mencekam saat itu.
Nuryati menjadi salah satu penumpang terakhir yang berhasil dievakuasi dari rongsokan gerbong. Di sisa-sisa kesadarannya, ia sempat melontarkan pertanyaan terakhir sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
“Dia sempat bilang, ‘Ini ada apa?’ seperti kaget. Setelah itu pingsan, dan kemudian meninggal dunia,” ucap Andi dengan nada lirih.
Beruntung, anak dan cucu Nuryati yang berusia lima tahun selamat dari kecelakaan maut tersebut, meski harus menanggung trauma mendalam. Kabar duka baru diterima keluarga satu jam setelah kepanikan melanda melalui sambungan telepon.
Baca Juga: 9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
"Untuk anaknya dan cucunya yang berusia lima tahun selamat," tutup Andi.
Berita Terkait
-
Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah
-
Daftar Hitam Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Indonesia: Terbaru Tragedi Bekasi Timur
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian