Bola / Bola Indonesia
Selasa, 17 Maret 2026 | 10:51 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza. (ileague.id)
Baca 10 detik
  • Pelatih Persija, Mauricio Souza, mempertahankan pandangan positif atas performa tim walau imbang 1-1 melawan Dewa United, Minggu (15/3/2026).
  • Souza menilai Persija bermain lebih baik dibanding Dewa United, fokus menganalisis proses permainan bukan semata-mata skor akhir.
  • Pelatih asal Brasil tersebut mengaku tidak terpengaruh kritik publik dan hanya fokus pada pekerjaannya melatih tim ibu kota.

Suara.com - Pelatih kepala Persija Jakarta, Mauricio Souza, tetap mempertahankan pandangannya soal performa tim meski kembali gagal meraih kemenangan di kandang.

Macan Kemayoran harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Dewa United FC pada lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Jakarta International Stadium, Minggu (15/3/2026), berlangsung sengit sejak awal.

Kedua tim tampil terbuka dan saling menekan sejak menit pertama. Meski peluang tercipta dari kedua kubu, laga berakhir imbang 1-1 hingga peluit akhir.

Walau gagal mengamankan tiga poin di kandang, Souza menilai anak asuhnya tetap menunjukkan permainan kompetitif sepanjang pertandingan. Bahkan, menurutnya, Persija tampil lebih baik dibanding tim tamu.

"Tidak ada satu tim pun yang datang dan lebih baik dari kami. Bahkan hari ini kami lebih baik dari Dewa," kata Mauricio Souza usai pertandingan.

Hasil seri tersebut membuat tren Persija dalam beberapa laga terakhir belum membaik. Sebelum menghadapi Dewa United, tim ibu kota juga bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC pada 3 Maret lalu.

Souza menegaskan ia tidak menilai performa tim semata dari skor akhir. Baginya, proses permainan dan kualitas performa di lapangan menjadi aspek yang lebih penting.

"Saya tidak menganalisis pertandingan dari hasil. Saya menganalisis dari bagaimana permainan itu berlangsung," jelas Souza.

Di tengah kritik yang bermunculan, terutama dari suporter di media sosial, pelatih berusia 50 tahun itu mengaku tidak terpengaruh dan memilih fokus pada pekerjaannya.

Baca Juga: Klasemen BRI Super League: Persija Bikin Persib Bandung Tak Nyaman di Puncak

"Saya tidak mengontrol apa yang kalian katakan atau apa yang orang lain katakan. Saya hanya mengontrol apa yang saya lakukan," tegas pelatih asal Brasil tersebut.

Souza bahkan menantang para pengamat untuk menunjukkan laga ketika Persija benar-benar kalah secara permainan dari lawannya.

Ia merasa timnya selalu mampu memberi perlawanan seimbang.

“Silakan cari satu pertandingan di mana lawan bermain lebih baik dari kami, lalu kita bicara soal strategi,” kata Mauricio Souza.

Meski demikian, Souza mengaku memahami kekecewaan suporter Persija. Menurutnya, perasaan tersebut juga dirasakan seluruh anggota tim.

“Kekecewaan suporter juga mengecewakan kami. Kami bekerja setiap hari, berlatih di bawah panas dan hujan untuk memberikan kebahagiaan bagi semua,” tegasnya.

Load More