- Cremonese menelan kekalahan 1-4 dari Fiorentina, memperburuk posisi mereka di zona bawah klasemen Serie A.
- Hasil negatif ini meningkatkan spekulasi pemecatan pelatih Davide Nicola akibat tanpa kemenangan dalam lima belas laga terakhir.
- Kiper Cremonese, Emil Audero, tampil mengecewakan karena gawangnya kebobolan empat gol dari Fiorentina.
Suara.com - Kekalahan telak dialami Cremonese saat menghadapi Fiorentina dengan skor 1-4. Hasil ini membuat posisi tim semakin terpuruk di papan bawah klasemen Serie A Italia.
Tim berjuluk grigiorossi kini terdampar di peringkat ketiga dari bawah klasemen Serie A Italia dengan koleksi 24 poin, selisih 6 poin dari Hellas Verona yang berada di dasar klasemen.
Kekalahan di laga krusial ini juga memperlebar jarak poin dengan Fiorentina menjadi empat angka.
Situasi ini langsung memicu spekulasi terkait masa depan pelatih Davide Nicola.
Manajemen klub dikabarkan tengah melakukan evaluasi serius setelah tim gagal meraih kemenangan dalam 15 pertandingan terakhir.
“Jika klub ingin mengambil keputusan, silakan saja dan selesai,” ujar Nicola menanggapi isu pemecatan dilansir dari Cremonaoggi.
Meski belum ada keputusan resmi, posisi Nicola jelas berada di bawah sorotan tajam.
Evaluasi internal diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat untuk menentukan langkah selanjutnya.
Cremonese sebenarnya masih memiliki peluang bertahan di Serie A dengan sisa poin yang bisa diperebutkan. Mereka hanya terpaut tiga poin dari Lecce yang berada di batas aman.
Baca Juga: Cremonese Dibantai Fiorentina, Pelatih Kritik Emil Audero: Terlalu Mudah Kebobolan
Namun, waktu semakin menipis dan tekanan kian meningkat.
Laga berikutnya melawan Parma akan menjadi ujian krusial, sekaligus penentu masa depan Nicola di kursi pelatih Cremonese.
Sementara itu, penampilan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero di laga melawan Fiorentina terbilang sangat mengecewakan.
Gawang Emil Audero dibobol empat pemain Fiorentina, Fabiano Parisi, Roberto Piccoli, Dodo, dan Albert Gudmundsson.
Sementara itu, Cremonese hanya mampu membalas satu gol lewat David Okereke.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Cremonese Dibantai Fiorentina, Pelatih Kritik Emil Audero: Terlalu Mudah Kebobolan
-
Malam Berat Emil Audero saat Cremonese Dibantai 1-4 oleh Fiorentina
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Emil Audero Dapat Kabar Gembira soal Transfer ke Juventus
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026