- Klub Cremonese menelan kekalahan telak 1-4 dari Skuad Fiorentina yang membuat kiper Emil Audero mendapat sorotan tajam karena mudah kebobolan.
- Pelatih Davide Nicola kini berada di ambang pemecatan usai menelan empat kekalahan beruntun dan membuat timnya terpuruk di zona degradasi Serie A Italia.
- Manajemen tim kabarnya mulai melirik Luca Gotti dan Marco Giampaolo sebagai kandidat kuat pengganti jika Davide Nicola resmi didepak dari kursi pelatih.
Suara.com - Cremonese Dibantai Fiorentina, Davide Nicola Kritik Emil Audero: Kami Terlalu Mudah Kebobolan
Penjaga gawang Timnas Indonesia yakni Emil Audero mendapat sorotan tajam setelah Klub Cremonese hancur lebur di kompetisi Serie A Italia.
Kekalahan telak dari Skuad Fiorentina membuat pelatih kepala Davide Nicola tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap rapuhnya barisan pertahanan.
Hasil minor pada pekan ini semakin membenamkan posisi tim di zona degradasi dan mengancam kursi kepelatihan yang ada saat ini.
Penampilan kiper keturunan Indonesia tersebut di bawah mistar gawang memang terbilang sangat mengecewakan pada laga krusial kali ini.
Gawang yang dikawalnya harus rela dibobol oleh empat pemain berbeda di sepanjang jalannya pertandingan.
Kuarter pencetak gol tim tamu masing-masing dicatatkan atas nama Fabiano Parisi, Roberto Piccoli, Dodo, dan Albert Gudmundsson.
Sementara itu, kubu tuan rumah hanya mampu membalas lewat satu gol hiburan yang dilesakkan oleh striker David Okereke.
Rentetan hasil buruk ini tercatat menjadi kekalahan keempat secara berturut-turut yang dialami oleh skuad berjuluk Grigiorossi tersebut.
Baca Juga: Proses Naturalisasi Jalan Terus, PSSI Tutup Rapat 2 Calon Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia
Mereka kini terdampar di peringkat ke-18 klasemen sementara dengan jarak tiga poin dari Lecce yang berada di batas aman.
Situasi krisis ini otomatis membuat posisi sang juru taktik berada di ujung tanduk karena manajemen mulai mempertimbangkan opsi pemecatan.
Nama mantan pelatih tim muda AC Milan yakni Luca Gotti dikabarkan muncul sebagai kandidat terkuat untuk mengambil alih kursi panas.
Sosok Luca Gotti dinilai lebih difavoritkan oleh pihak manajemen dibandingkan kandidat lainnya seperti Marco Giampaolo.
Menghadapi tekanan pemecatan yang semakin nyata, sang pelatih utama mencoba untuk tetap bersikap tenang di hadapan publik.
“Saya selalu berusaha jujur dan objektif. Tim sudah memberikan segalanya,” kata Davide Nicola dikutip dari Sky Sports.
Berita Terkait
-
Malam Berat Emil Audero saat Cremonese Dibantai 1-4 oleh Fiorentina
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Emil Audero Dapat Kabar Gembira soal Transfer ke Juventus
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah