- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menghadapi krisis lini depan menjelang FIFA Series 2026.
- Penyerang lokal tidak menunjukkan ketajaman signifikan di Super League 2025/2026, produktivitas terendah empat gol.
- Beban mencetak gol kini bertumpu pada Ole Romeny karena minimnya kontribusi penyerang lain.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dihadapkan pada masalah pelik jelang perhelatan FIFA Series 2026, krisis tumpulnya lini depan.
Fakta miris dari kompetisi Super League 2025/2026 menunjukkan bahwa tidak ada satu pun penyerang lokal yang menunjukkan ketajaman mumpuni.
Dari 11 pemain berkarakter menyerang yang dipanggil Herdman, lima di antaranya adalah striker murni yaitu Ole Romeny, Mauro Zjilstra, Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, dan Jens Raven.
Namun, statistik mereka di level klub musim ini jauh dari kata memuaskan. Hingga pekan ke-25 Super League, status penyerang lokal paling produktif ironisnya hanya dipegang oleh Eksel Runtukahu dan Hokky Caraka.
Kedua nama tersebut masing-masing baru mengemas 4 gol. Catatan Hokky bahkan lebih mengkhawatirkan, karena ia membutuhkan 22 pertandingan untuk mencapai angka tersebut, sementara Eksel mencetaknya dalam 16 laga.
Di bawah mereka, ada nama Dendy Sulistyawan dan Ahmad Nur Hardianto yang lebih seret dengan koleksi 3 gol.
Solusi dari pemain keturunan yang merumput di liga domestik pun belum terlihat. Jens Raven baru mampu mencetak 1 gol dan 2 assist dari 18 penampilan.
Sementara itu, rekrutan anyar Persija Jakarta, Mauro Zijlstra, belum bisa berbuat banyak dan masih nirgol dalam dua laga perdananya.
Harapan dari penyerang yang berkarier di luar negeri juga tak jauh berbeda. Ramadhan Sananta, yang bermain untuk klub Brunei Darussalam, DPMM baru mencatatkan 4 gol dan 2 assist.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Jelang Potensi Duel Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Dengan mandulnya hampir semua opsi yang tersedia, beban berat untuk urusan mencetak gol kini secara otomatis tertumpu di pundak Ole Romeny.
Meskipun ia juga belum berhasil membuka keran golnya bersama klub, kualitas dan rekam jejaknya bersama Timnas Indonesia sejauh ini menjadi satu-satunya harapan yang tersisa bagi lini serang skuad Garuda.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Salip Ranking Malaysia yang Kena Sanksi Imbas Skandal Naturalisasi
-
Bintang Bulgaria Pede Tatap FIFA Series 2026 di Indonesia: Kami Punya Kualitas!
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia usai Malaysia Disanksi WO di Kualifikasi Piala Asia
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Rasakan Duel Lawan Bulgaria
-
Malaysia Minggir! Ini 2 Tim ASEAN yang Temani Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS
-
Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
-
Pemain Keturunan Indonesia Sesumbar Lebih Baik dari Calhanoglu dan McTominay