- Klub Al-Ittihad Liga Pro Arab Saudi serius membuka komunikasi untuk merekrut Mohamed Salah pasca kepastian dirinya meninggalkan Liverpool.
- Sebelumnya, tawaran Al-Ittihad senilai 150 juta pound ditolak Liverpool, namun kini peluang transfer dianggap terbuka lebar.
- Al-Ittihad bersaing dengan klub Arab Saudi lain, Al-Qadsiah, untuk mendapatkan Salah yang merupakan legenda Liverpool sejak 2017.
Suara.com - Klub Liga Pro Arab Saudi, Al-Ittihad, kembali menunjukkan minat serius untuk merekrut Mohamed Salah setelah sang pemain dipastikan akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim ini.
Berdasarkan laporan ESPN, Al-Ittihad telah membuka kembali komunikasi untuk memboyong penyerang asal Mesir tersebut.
Sebelumnya, klub tersebut sempat mengajukan tawaran besar senilai 150 juta pound pada September 2023, namun ditolak oleh Liverpool. Kini, situasi berbeda karena Salah dipastikan hengkang, sehingga peluang transfer dinilai semakin terbuka.
Al-Ittihad melihat Salah sebagai sosok ideal untuk menjadi ikon baru tim, terlebih setelah kepergian Karim Benzema dari Al-Hilal.
Namun, upaya mendapatkan tanda tangan Salah tidak akan mudah. Klub Arab Saudi lain, Al-Qadsiah, juga dikabarkan siap bersaing dengan kekuatan finansial yang sebanding.
Sementara itu, beberapa klub besar lain seperti Al-Nassr dan Al-Ahli disebut tidak tertarik ikut dalam perburuan pemain berusia 33 tahun tersebut.
Sejak didatangkan dari AS Roma pada 2017, Salah menjelma menjadi salah satu legenda Liverpool. Ia telah mencetak 255 gol dan menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub.
Selain itu, ia juga berada di peringkat keempat daftar top skor sepanjang sejarah Liga Inggris dengan koleksi 191 gol.
Selama memperkuat The Reds, Salah berhasil mempersembahkan delapan trofi utama, termasuk dua gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions.
Baca Juga: Kata-kata Haru Mohamed Salah Usai Resmi Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
Selain memburu Salah, Al-Ittihad juga dikabarkan tertarik mendatangkan gelandang Casemiro dari Manchester United pada musim depan.
Saat ini, Al-Ittihad menempati posisi keenam klasemen sementara Liga Pro Arab Saudi dan tengah berupaya memperkuat skuad dengan mendatangkan pemain-pemain bintang.
(Antara)
Berita Terkait
-
Kata-kata Haru Mohamed Salah Usai Resmi Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Kesepakatan Batal, Mohamed Salah Pamit Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Penyerang Galatasaray Jalani Operasi usai Nabrak Papan Iklan di Anfield
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara